Media Kampung – iCAR Indonesia resmi memperkenalkan V27 REEV sebagai model pertama yang mengusung teknologi Range Extended Electric Vehicle (REEV) dari merek tersebut. SUV boxy berukuran besar ini menggabungkan karakter kendaraan listrik dengan fleksibilitas perjalanan jarak jauh, menawarkan total jarak tempuh lebih dari 1.200 kilometer dalam kondisi baterai dan tangki bahan bakar penuh.

Teknologi Golden REEV

Berbeda dengan kendaraan hybrid konvensional, iCAR V27 menggunakan mesin bensin 4 silinder turbo 1.500 cc yang tidak terhubung langsung ke roda. Mesin tersebut hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai ketika kapasitasnya berkurang. Baterai berkapasitas 34,31 kWh mampu menempuh sekitar 200 kilometer dalam mode listrik murni. Pengisian daya DC fast charging dari 20 hingga 80 persen diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Baca juga:

Product Planning Manager iCAR Indonesia, Tommy Hermansyah, menegaskan bahwa seluruh platform iCAR pada dasarnya dikembangkan sebagai kendaraan listrik. “Pada dasarnya V27 adalah mobil listrik. Mesin 1.500 cc turbo yang dibawanya bukan untuk menggerakkan roda, melainkan berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai,” ujarnya.

Performa dan Dimensi

Sistem penggerak V27 menggunakan Three Motor True Electric AWD yang terdiri dari motor generator P1, motor penggerak depan P3, dan motor penggerak belakang P4. Kombinasi ini menghasilkan tenaga 335 kW (sekitar 448 dk) dengan torsi puncak 505 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam diklaim dapat dicapai dalam 5,9 detik, dengan kecepatan maksimum 180 km/jam.

Secara dimensi, iCAR V27 memiliki panjang 5.045 mm, lebar 1.976 mm, tinggi 1.894 mm, dan wheelbase 2.900 mm. SUV ini menggunakan velg 21 inci dengan ban 265/45 R21, ground clearance 224 mm, roof rack struktural, serta ban serep full-size. Suspensi Hollow Cast Aluminum H-Arm Multi-Link dengan distribusi bobot 50:50 diklaim meningkatkan kenyamanan dan kestabilan.

Baca juga:

Kabin dan Fitur

Di dalam kabin, V27 menawarkan layar sentuh HD 15,4 inci dengan chipset Qualcomm Snapdragon 8155 dan panel instrumen digital 8,88 inci. Fitur lain meliputi kursi depan elektrik dengan ventilasi dan memory seat, wireless charging 50 watt, AC dual-zone otomatis dengan filter PM2.5 CN95, Wireless Apple CarPlay dan Android Auto, panoramic dual glass roof, serta sistem audio Pioneer Premium Surround 15 speaker.

Pada baris kedua, ruang kabin dirancang lapang dengan panoramic roof berlapis laminated safety glass yang diklaim mampu menolak hingga 99,9 persen sinar UV. V27 juga mendukung fitur Vehicle to Load (V2L) hingga 6 kW, memungkinkan mobil menjadi sumber listrik untuk perangkat elektronik saat berkemah atau aktivitas luar ruang.

Tommy menjelaskan bahwa V27 dikembangkan untuk memberikan pengalaman berkendara mobil listrik tanpa mengorbankan fleksibilitas perjalanan jarak jauh. “Semangat kami menghadirkan V27 adalah memberikan pengalaman menggunakan mobil listrik setiap hari, tetapi tetap nyaman dipakai bepergian ke luar kota tanpa rasa khawatir kehabisan daya,” pungkasnya.

Baca juga:

iCAR V27 juga dibekali fitur ADAS lengkap, Driver Monitoring System, dan Automatic Parking Assist. Mobil ini telah menjalani pengujian pada ekspedisi ekstrem N39 Desert Route di Gurun Taklamakan, China, dengan suhu lingkungan mulai dari minus 20 derajat hingga lebih dari 40 derajat Celsius.