Media Kampung, Baturaja – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, memastikan tinggi muka air (TMA) Sungai Ogan dan Sungai Lengkayap masih dalam level aman meskipun sempat naik akibat hujan yang mengguyur sejak Selasa malam hingga Rabu (22/7/2026) pagi. Pemantauan dilakukan menggunakan alat Levei Gauge yang dipasang di sejumlah titik rawan banjir.
Manager Pusdalops BPBD OKU, Gunalfi, menyampaikan hasil monitoring pada pukul 10.00 WIB menunjukkan seluruh titik pemantauan dalam kondisi normal. TMA di Desa Ulak Lebar, Kecamatan Ulu Ogan tercatat 64,69 cm; di Desa Gunung Liwat, Kecamatan Pengandonan 66,65 cm; dan di Desa Sukaraja, Kecamatan Lengkiti 11,36 cm.
“Untuk sementara kondisi ketinggian air Sungai Ogan dan Sungai Lengkayap masih dalam kondisi normal atau aman,” ujar Gunalfi, Rabu (22/7/2026). Ia menjelaskan kenaikan muka air sempat terjadi pada dini hari akibat hujan di wilayah hulu, namun tidak berlangsung lama karena intensitas hujan tergolong sedang. “Subuh tadi sempat mengalami kenaikan akibat hujan tadi malam, namun saat ini grafik ketinggian muka air sudah menunjukkan tren penurunan,” katanya.
Hujan beberapa hari terakhir umumnya turun menjelang tengah malam hingga pagi dengan durasi singkat, sehingga belum berdampak signifikan terhadap debit sungai. Meski demikian, BPBD tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, serta meminta pemerintah desa menyiapkan langkah mitigasi jika cuaca memburuk.














Tinggalkan Balasan