Media Kampung, Bengkalis – Sebanyak 18 tim dari berbagai daerah siap bertanding dalam Kejuaraan Gasing Terbuka yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-514 Kabupaten Bengkalis tahun 2026. Ajang ini menjadi salah satu upaya pelestarian permainan tradisional Melayu di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Kejuaraan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Pertandingan Gasing Kreasi Melayu ini resmi dibuka pada Minggu, 19 Juli 2026, dan akan berlangsung hingga 22 Juli 2026 di Lapangan Koramil, Jalan HOS Cokroaminoto, Bengkalis. Pertandingan dimulai setiap hari pukul 07.30 WIB hingga selesai.
Peserta dari Berbagai Daerah
Para peserta terdiri dari tim yang berasal dari Kecamatan Bengkalis, Bantan, Siak Kecil, serta tim dari Kabupaten Siak. Mereka dibagi ke dalam empat grup untuk memperebutkan gelar juara.
- Grup A: Rembat, Selayang Pandang, Laksamana Melayu, Putra Tugu C.
- Grup B: Piring Terbang, Garuda Deluk, GPS Siak, Nipah Siandam, Tuah Melayu.
- Grup C: Bakau Putih, Elang Laut, Pergas Damai, Putra Tugu B.
- Grup D: Selayang KL, Deluk Medang, Laskar Hangtuah, Bantan Sari, Putra Tugu A.
Apresiasi untuk Pemerintah Daerah
Ketua Persatuan Gasing Seluruh Indonesia (Pergasi) Kabupaten Bengkalis, Herman, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang tetap konsisten menggelar kejuaraan gasing meskipun daerah tengah menghadapi keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi. “Kami sebagai pengurus Pergasi Kabupaten Bengkalis mengucapkan ribuan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Di tengah keterbatasan keuangan akibat efisiensi anggaran, pemerintah masih memberikan perhatian terhadap pelestarian permainan tradisional gasing yang setiap tahun menjadi salah satu persembahan bagi masyarakat dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bengkalis,” ujar Herman, Senin, 20 Juli 2026.
Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya Melayu agar tidak tergerus perkembangan zaman. Herman berharap ajang ini tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga mampu menarik minat generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan permainan tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Komitmen Pelestarian Budaya
“Kami dari Pergasi Kabupaten Bengkalis siap terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam menjaga dan melestarikan permainan gasing agar tetap hidup, berkembang, dan diwariskan dari generasi ke generasi,” tegasnya.
Kejuaraan Gasing Terbuka ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan menjelang malam puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat semangat pelestarian budaya Melayu sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat yang hadir menyaksikan setiap pertandingan.














Tinggalkan Balasan