Media Kampung – Badai petir hebat yang melanda New Jersey, Amerika Serikat, pada Sabtu malam (18/7/2026) memaksa pembatalan sesi latihan resmi timnas Spanyol dan Argentina hanya beberapa jam menjelang final Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung Minggu (19/7/2026) pukul 02.00 WIB di Stadion MetLife. Peristiwa ini menjadi gangguan tak terduga bagi kedua tim yang tengah mempersiapkan diri untuk laga puncak.

Federasi Sepak Bola Spanyol mengonfirmasi bahwa sesi latihan “La Roja” di lapangan Melanie Lynn ditangguhkan sesuai protokol keselamatan badai. Para pemain dialihkan ke sesi pemanasan di fasilitas tertutup. Sementara itu, timnas Argentina juga terpaksa bertahan di dalam pusat latihan Red Bull New Jersey sambil menunggu kondisi membaik. Sebuah foto dramatis memperlihatkan sambaran petir yang ditangkis penangkal petir di pusat latihan tersebut, menggambarkan betapa berbahayanya situasi.

Baca juga:

FIFA sempat mengumumkan slot waktu latihan pengganti pukul 12.15 hingga 13.00 waktu setempat, namun badai yang terus berlanjut memaksa pembatalan permanen. Ini bukan pertama kalinya Spanyol menghadapi kendala cuaca selama turnamen; sebelumnya mereka mengalami situasi serupa di Chattanooga.

Duel Fisik Diprediksi Warnai Final

Kapten Spanyol, Rodri, memperkirakan final melawan Argentina akan berlangsung lebih keras dibanding pertandingan sebelumnya. Gelandang Manchester City itu menekankan pentingnya kesiapan menghadapi duel fisik sambil tetap mempertahankan identitas permainan. “Saya pikir pertandingan nanti akan sangat berbeda. Laga ini akan lebih mengandalkan duel fisik dan kami harus siap menghadapinya. Namun, kekuatan tim ini adalah mampu menyesuaikan diri dengan berbagai situasi,” ujar Rodri. Ia juga mengingatkan agar timnya tidak terpancing provokasi lawan dan fokus pada rencana permainan.

Baca juga:

Wasit Slavko Vincic Pimpin Laga Final

FIFA telah menunjuk wasit asal Slovenia, Slavko Vincic (46 tahun), sebagai pengadil lapangan untuk final ini. Ini akan menjadi pertandingan terbesar dalam kariernya. Vincic memiliki pengalaman memimpin 5 pertandingan Piala Dunia (2022 dan 2026) serta final Liga Champions 2024. Rekam jejaknya terhadap kedua finalis cukup kontras: ia pernah memimpin kekalahan Argentina 1-2 dari Arab Saudi di Piala Dunia 2022, sementara Spanyol mencatat hasil positif dalam 5 pertandingan yang dipimpinnya.

Jalan Spanyol ke Final

Spanyol melaju ke final setelah melalui perjalanan yang penuh tantangan. Di fase grup, mereka ditahan imbang tanpa gol oleh debutan Tanjung Verde, lalu bangkit dengan kemenangan 4-0 atas Arab Saudi dan 1-0 atas Uruguay. Di babak 32 besar, Spanyol mengalahkan Austria 3-0, kemudian menyingkirkan Portugal berkat gol Mikel Merino di menit 90+1. Di perempat final, Belgia memberikan perlawanan ketat hingga skor 1-1, namun Mikel Merino kembali menjadi pahlawan dengan gol kemenangan. Di semifinal, Spanyol tampil efisien dengan dua gol dari dua tembakan tepat sasaran untuk mengalahkan Prancis yang diunggulkan.

Baca juga:

Kini, Spanyol siap menghadapi juara bertahan Argentina dalam laga yang diprediksi berlangsung ketat. Dengan gangguan cuaca yang membatasi persiapan, kedua tim harus mengandalkan mental dan adaptasi cepat untuk meraih gelar juara dunia.