Media Kampung – Mansory kembali membuat gebrakan di dunia modifikasi otomotif dengan menghadirkan Grand Entre, sebuah karya ekstrem berbasis Mercedes-AMG G63 yang diproduksi secara sangat terbatas. Yang membuatnya istimewa, mobil ini merupakan hasil kolaborasi dengan seniman pop asal Amerika, Alec Monopoly, yang memberikan sentuhan artistik pada setiap detailnya.
Grand Entre mengusung konsep convertible dengan pintu belakang bergaya suicide (membuka ke belakang) yang dilengkapi teknologi soft-close. Untuk mempertahankan rigiditas bodi yang hilang akibat modifikasi ini, Mansory memasang berbagai penguat bodi kompleks. Hal ini penting agar mobil tetap stabil saat digunakan di medan off-road yang membutuhkan kekakuan puntir ekstra.
Salah satu ciri khas Grand Entre adalah ketiadaan jendela samping ketiga akibat jarak sumbu roda yang dipangkas. Desain ini membuat pintu belakang yang lebih pendek langsung menyatu dengan atap kain yang dapat dibuka dan ditutup secara elektrik. Atap ini tersedia dalam beberapa pilihan warna dan dilapisi lapisan dalam, sehingga nyaman digunakan sepanjang tahun.
Performa dan Mesin
Di sektor performa, Mansory Grand Entre tidak main-main. Mesin V8 biturbo 4.000 cc yang telah dirancang ulang mampu menyemburkan tenaga 850 dk dan torsi puncak 1.150 Nm. Dengan turbocharger yang lebih besar dan sistem pembuangan berperforma tinggi, mobil ini melesat dari 0-100 km/jam dalam 3,5 detik, dengan kecepatan tertinggi dibatasi secara elektronik pada 250 km/jam.
Desain Eksterior dan Interior
Grand Entre menggunakan pelek forged 24 inci tipe FC.15 atau FD.15 dengan ban 295/30 R24 di semua sisi. Kaliper rem dicat dengan warna senada yang tersedia dalam empat pilihan. Interiornya sepenuhnya buatan tangan (bespoke), menampilkan kulit kualitas tertinggi, jahitan rumit, dan trim serat karbon dengan motif berlian. Konfigurasi kursi belakang dapat diubah menjadi kursi kapten individual yang dipisahkan oleh konsol tengah dan layar tambahan.
Pembeli bebas memilih warna, jenis kulit, motif jahitan, hingga desain serat karbon. Alec Monopoly juga turut mendesain berbagai panel trim interior. Detail lainnya termasuk sabuk pengaman berlogo Mansory, pedal sport full carbon, setir sport kulit-karbon dengan flat-bottom, karpet lantai kulit, dan tulisan Mansory pada gagang pintu.
Mansory Grand Entre adalah bukti bahwa modifikasi ekstrem bisa menjadi karya seni yang fungsional. Dengan jumlah produksi yang sangat terbatas, mobil ini menjadi incaran kolektor yang menginginkan kombinasi performa gahar dan sentuhan artistik eksklusif.














Tinggalkan Balasan