Media Kampung, Mantan gelandang Manchester United, Nicky Butt, mendesak Kobbie Mainoo untuk memboikot pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Prancis. Butt menilai laga tersebut tidak berarti dan berisiko cedera bagi pemain muda yang sepanjang turnamen tidak diberi kesempatan bermain.
Mainoo, 21 tahun, menjadi satu-satunya pemain outfield Inggris yang belum dimainkan oleh pelatih Thomas Tuchel selama Piala Dunia. Ia hanya duduk di bangku cadangan tanpa satu menit pun tampil. Inggris tersingkir di semifinal setelah kalah 2-1 dari Argentina.
Dalam wawancara dengan Paddy Power, Butt menyatakan ketidaksetujuannya jika Mainoo diturunkan di laga yang ia sebut sebagai “pertandingan bodoh”. “Saya tidak tahu apa yang terjadi di sana, ada sesuatu yang tidak beres,” ujar Butt. “Sekarang mereka akan memainkan skuad cadangan di pertandingan perebutan tempat ketiga yang tidak berguna. Jika saya jadi Kobbie Mainoo, saya akan menolak bermain. Saya akan bilang cedera. Ini pertandingan omong kosong, apalagi setelah diperlakukan seperti itu.”
Butt, yang merupakan bagian dari tim treble Manchester United 1999, menambahkan bahwa Mainoo belum bermain satu menit pun, lalu diminta tampil di laga yang tidak berarti dan berisiko cedera menjelang musim baru. Menurutnya, hal itu tidak masuk akal.
Selain mengkritik penanganan Mainoo, Butt juga menyerukan pemecatan Thomas Tuchel sebagai pelatih kepala Inggris. Ia menilai permainan Inggris terlalu negatif, terutama di semifinal melawan Argentina. “Tidak mungkin Tuchel bisa bertahan setelah itu. Ia datang dan memainkan sepak bola yang sangat negatif di semifinal Piala Dunia melawan tim Argentina yang seharusnya bisa dikalahkan,” tegas Butt.
Butt merekomendasikan Eddie Howe (Newcastle United) atau Mauricio Pochettino (pelatih tim nasional AS) sebagai pengganti Tuchel. Ia juga mempertanyakan peran direktur teknis FA, John McDermott, jika Tuchel tetap dipertahankan.
Mainoo sendiri tampil impresif di paruh kedua musim lalu bersama Manchester United di bawah asuhan pelatih interim Michael Carrick, membantu tim finis di empat besar Liga Inggris dan lolos ke Liga Champions. Performanya membuatnya mendapat kontrak baru dan tempat di skuad Piala Dunia, namun ia belum diberi kesempatan bermain oleh Tuchel.






















Tinggalkan Balasan