Media Kampung, Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia kerap dianggap sebagai laga yang kurang bergengsi, namun tetap memiliki sejarah dan arti tersendiri. Sejak pertama kali digelar pada 1934, sejumlah negara telah merasakan podium ketiga. Dari daftar tersebut, Jerman menjadi tim yang paling sering meraih posisi ketiga dalam sejarah Piala Dunia.

Sejarah Perebutan Tempat Ketiga

Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia baru diselenggarakan pada edisi 1934. Ketika itu, Jerman menekuk Austria 3-2. Untuk edisi 1930, FIFA memberikan posisi ketiga kepada Amerika Serikat karena unggul selisih gol dari Yugoslavia yang juga kalah di semifinal.

Baca juga:

Pertandingan perebutan tempat ketiga digelar karena sejumlah alasan, antara lain sisi komersial—memberikan kesempatan lebih banyak kepada tuan rumah untuk meraup pendapatan—serta hak siar televisi dan iklan. Selain itu, laga ini juga mengisi kekosongan dari semifinal hingga final, dan memberikan kesempatan bagi tim untuk mendapatkan poin koefisien serta hadiah uang lebih banyak.

Baca juga:

Daftar Peraih Peringkat Ketiga Piala Dunia 1930-2022

  • 1930: Amerika Serikat
  • 1934: Jerman
  • 1938: Brasil
  • 1950: Swedia
  • 1954: Austria
  • 1958: Prancis
  • 1962: Chile
  • 1966: Portugal
  • 1970: Jerman
  • 1974: Polandia
  • 1978: Brasil
  • 1982: Polandia
  • 1986: Prancis
  • 1990: Italia
  • 1994: Swedia
  • 1998: Kroasia
  • 2002: Turki
  • 2006: Jerman
  • 2010: Jerman
  • 2014: Belanda
  • 2018: Belgia
  • 2022: Kroasia

Dari daftar tersebut, Jerman menempati posisi teratas sebagai negara yang paling sering finis di peringkat ketiga, yakni sebanyak 4 kali (1934, 1970, 2006, 2010). Sementara itu, Brasil, Prancis, Polandia, Swedia, dan Kroasia masing-masing meraihnya dua kali.

Baca juga:

Untuk Piala Dunia 2026, pertandingan perebutan tempat ketiga akan mempertemukan Inggris melawan Prancis. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Miami Stadium pada Minggu, 19 Juli 2026 pukul 04.00 WIB.