Media Kampung, Derry — Laga leg kedua kualifikasi pertama Liga Europa antara Derry City dan CSKA Sofia di Stadion Ryan McBride Brandywell, Kamis (16/7/2026) diwarnai kerusuhan suporter yang menyebabkan pertandingan dihentikan selama 14 menit. Wasit memerintahkan kedua tim meninggalkan lapangan pada babak kedua setelah suporter tamu mencoba menerobos sektor tribun tuan rumah.

Kerusuhan tidak hanya terjadi di dalam stadion. Sebelum kick-off, sekitar pukul 18.45 waktu setempat, bentrokan antara pendukung kedua klub pecah di kawasan Bishop Street. Seorang petugas Kepolisian Irlandia Utara (PSNI) mengalami cedera dan harus dilarikan ke rumah sakit. Kepala Inspektur Graeme Craig menyatakan bahwa polisi dikerahkan atas permintaan klub untuk memulihkan ketertiban.

Baca juga:

Kronologi Kerusuhan

Setelah Derry City unggul melalui gol Ellis Chapman pada menit ke-47, sekelompok suporter CSKA Sofia yang berada di tribun tamu bergerak mendekati pembatas dan mencoba masuk ke sektor suporter tuan rumah. Keluarga dan anak-anak yang berada di tribun terpaksa berlari ke lapangan untuk menyelamatkan diri. Wasit kemudian menghentikan pertandingan dan meminta kedua tim menuju ruang ganti.

Setelah 14 menit, pertandingan kembali dilanjutkan. CSKA Sofia berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Ioannis Pittas tiga menit setelah jeda. Pada masa injury time, gol bunuh diri bek Derry, Barry Cotter, memastikan kemenangan 2-1 bagi CSKA Sofia dan agregat 5-3, sekaligus meloloskan klub Bulgaria itu ke babak kualifikasi kedua.

Baca juga:

Tindakan UEFA

UEFA mengumumkan telah membuka proses disipliner darurat terhadap Derry City dan CSKA Sofia. Derry City didakwa dengan pelanggaran terkait invasi lapangan, lemparan benda, kerusuhan penonton, dan perlindungan area bermain yang tidak memadai. Sementara CSKA Sofia menghadapi dakwaan lebih berat, termasuk lemparan benda, perusakan stadion, kerusuhan penonton, perilaku rasis atau diskriminatif, serta pelanggaran tata tertib oleh staf klub.

PSNI membentuk tim investigasi khusus untuk menelusuri rekaman dan mengidentifikasi para pelaku. Klub tuan rumah, Derry City, mengeluarkan pernyataan yang mengutuk keras kekerasan dan berjanji bekerja sama dengan UEFA, kepolisian, dan CSKA Sofia untuk mengungkap fakta.

Baca juga:

Meski kalah, Derry City masih memiliki kesempatan bermain di Liga Conference. Mereka akan menghadapi Rijeka dari Kroasia pada babak kualifikasi kedua. CSKA Sofia sendiri akan bertemu Qarabag dari Azerbaijan.