Media Kampung, Kobbie Mainoo menjadi satu dari dua pemain outfield Inggris yang tidak mendapatkan satu menit pun bermain selama perjalanan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026. Gelandang Manchester United berusia 21 tahun itu bahkan tidak dimainkan saat Inggris kalah 1-2 dari Argentina di semifinal, meskipun Declan Rice bermain dalam kondisi tidak bugar.
Keputusan pelatih Thomas Tuchel untuk tidak menggunakan Mainoo menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk mantan bek Inggris Gary Neville. Neville menilai Mainoo berhak mendapatkan penjelasan atas keputusan tersebut.
Mainoo Satu-satunya Gelandang yang Tak Dimainkan
Mainoo adalah satu dari lima gelandang tengah yang dibawa Tuchel ke Piala Dunia 2026, bersama Declan Rice, Elliot Anderson, Jude Bellingham, dan Jordan Henderson. Rice dan Anderson menjadi pilihan utama sejak awal turnamen, sementara Bellingham bermain lebih sebagai gelandang serang. Henderson, yang berusia 36 tahun, mendapatkan beberapa menit bermain meskipun mengalami cedera pergelangan tangan.
Bahkan bek kanan Chelsea, Reece James, lebih dipilih untuk bermain di posisi gelandang tengah daripada Mainoo. Situasi ini membuat Mainoo frustrasi. Menurut laporan Daily Mail, ia sering menjadi pemain pertama yang meninggalkan stadion setelah pertandingan.
Tuchel Lebih Pilih Pemain Berpengalaman
Keputusan Tuchel untuk tidak memainkan Mainoo menunjukkan preferensinya terhadap pemain yang lebih berpengalaman di turnamen besar. Henderson, yang memiliki lebih dari 80 caps, dianggap lebih dapat diandalkan dalam situasi tekanan meskipun performanya di level klub menurun.
Di sisi lain, Rice bermain dalam kondisi cedera berulang dan sempat sakit saat perempat final melawan Norwegia, tetapi Tuchel tetap tidak memberikan kesempatan kepada Mainoo untuk menggantikannya.
Kritik dari Gary Neville
Gary Neville, dalam kanal YouTube The Overlap, menyatakan bahwa Mainoo pasti menginginkan jawaban dari Tuchel. “Jujur, kami benar-benar kelelahan di lapangan. Kami tidak bisa keluar dari kotak penalti,” kata Neville menggambarkan situasi Inggris saat melawan Argentina.
Neville menambahkan bahwa sulit dipahami mengapa Mainoo tidak dimainkan sama sekali, terutama saat Rice jelas-jelas tidak dalam kondisi prima.
Tuchel sendiri membela keputusannya dengan mengatakan bahwa ia sudah memberikan instruksi kepada pemain pengganti untuk bermain lebih tinggi, namun faktanya Inggris justru bertahan dengan 11 pemain di belakang bola pada babak kedua.
Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2026 memicu perdebatan tentang masa depan Tuchel. Meskipun ia dijadwalkan tetap menukangi Inggris hingga Euro 2028, banyak pihak yang meragukan kemampuannya membawa tim meraih gelar.























Tinggalkan Balasan