Media Kampung, Timnas Argentina memastikan diri melaju ke final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Inggris dengan skor 2-1 di Atlanta Stadium, Kamis (16/7) dini hari WIB. Kemenangan dramatis ini menyajikan sejumlah statistik menarik, terutama yang berkaitan dengan Lionel Messi.
Argentina sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Anthony Gordon pada menit ke-55. Namun, Albiceleste bangkit dan membalikkan keadaan berkat gol Enzo Fernandez (85′) dan Lautaro Martinez (90+2′).
Dominasi Argentina dan Rekor Messi
Dalam laga tersebut, Argentina mendominasi penguasaan bola hingga 64 persen dan melepaskan 14 tembakan, enam di antaranya tepat sasaran. Kemenangan ini membawa Argentina ke final Piala Dunia untuk ketujuh kalinya, terbanyak kedua setelah Jerman (delapan kali).
Lionel Messi kembali menjadi bintang dengan catatan sembilan dribel sukses dan dua assists. Ia menjadi pemain pertama sejak catatan Opta dimulai (1966) yang mencapai angka tersebut dalam satu pertandingan fase gugur Piala Dunia. Pada usia 39 tahun 21 hari, Messi juga menjadi pemain outfield tertua yang tampil di semifinal Piala Dunia, mengalahkan rekor Fritz Walter dan Gunnar Gren (37 tahun 236 hari).
Messi kini telah mencetak gol atau memberi assist dalam 13 pertandingan beruntun untuk klub dan negara. Dalam sejarah Piala Dunia, ia memimpin kategori gol dan assist terbanyak dengan 33, unggul dari Kylian Mbappe (25) serta Ronaldo Nazario dan Miroslav Klose (19).
Final Spanyol vs Argentina
Di partai puncak, Argentina akan berhadapan dengan Spanyol di New York New Jersey Stadium, Senin (20/7) pukul 02.00 WIB. Pertandingan ini menjadi final pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mempertemukan juara Euro dan juara Copa America.
Duel ini juga akan mempertemukan Lionel Messi dengan Lamine Yamal, suksesor Messi di Barcelona yang kini menjadi bintang muda Spanyol. Spanyol sendiri hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen, sementara Argentina menjadi tim dengan serangan paling produktif.
Catatan Lain
Argentina mencapai final Piala Dunia dua kali beruntun untuk kedua kalinya, pertama sejak 1986-1990. Sementara itu, Inggris yang pertama kali menang di semifinal pada 1966, kini menelan kekalahan ketiga berturut-turut di semifinal (1990, 2018, 2026).























Tinggalkan Balasan