Media Kampung, Jakarta — Film The Odyssey garapan Christopher Nolan resmi tayang di bioskop Indonesia mulai 15 Juli 2026. Bagi pencinta sinema, film adaptasi epik Homer ini menawarkan pengalaman visual yang belum pernah ada sebelumnya, terutama jika ditonton di layar IMAX. Berikut tiga alasan utama mengapa The Odyssey layak disaksikan dalam format tersebut.
1. Film Panjang Pertama yang 100% Menggunakan Kamera IMAX
The Odyssey menjadi film panjang pertama dalam sejarah yang seluruh proses pengambilan gambarnya dilakukan menggunakan kamera film IMAX. Setiap adegan, tanpa terkecuali, direkam dengan format raksasa yang membutuhkan penggantian roll setiap 3 menit. Hasilnya, detail visual yang sangat kaya dan skala dunia mitologi yang megah dapat dinikmati secara maksimal di layar IMAX.

Aktor Tom Holland, yang memerankan Telemachus, mengaku harus belajar dari nol untuk menyesuaikan diri dengan kamera film IMAX. “Banyak hal baru yang saya pelajari, seperti pengambilan adegan dengan kamera IMAX yang mendorong saya untuk belajar lagi dari nol. Saya harus menyesuaikan diri dengan teknik baru dan melepaskan kebiasaan saya saat bekerja menggunakan kamera digital biasa,” ujarnya.
2. Produksi Masif di Enam Negara
Untuk menghidupkan perjalanan panjang Odysseus, Nolan memilih lokasi syuting di enam negara berbeda: Maroko, Yunani, Italia, Islandia, Skotlandia, dan Amerika Serikat. Skala produksi ini diakui Matt Damon, sang pemeran utama Odysseus, sebagai proyek terbesar yang pernah ia jalani. “Saya tidak berpikir dua kali ketika Nolan mengajak saya bergabung dalam proyek ini karena saya percaya pada visinya. Ini adalah film terbesar yang pernah saya perankan, baik dari segi skala produksi maupun ambisinya,” tutur Matt. Keberagaman latar ini memberikan pengalaman visual yang spektakuler, terutama ketika disaksikan di layar IMAX yang mampu menangkap setiap detail pemandangan epik.

3. Adaptasi Perdana Karya Homer dalam Skala Blockbuster
Meskipun The Odyssey karya Homer merupakan salah satu karya sastra paling berpengaruh, belum pernah ada adaptasi film blockbuster modern yang mengangkat kisah ini secara utuh. Nolan mengambil tantangan besar untuk menghidupkan mitologi Yunani Kuno dengan sentuhan khasnya. “Saya merasa tertantang menciptakan dunia mitologi Yunani Kuno dan menceritakannya dengan cara yang belum pernah saya lakukan sebelumnya,” ungkap Nolan. Kedekatan terhadap materi sumber juga dirasakan Anne Hathaway yang berperan sebagai Penelope. “Saya sudah jatuh cinta dengan mitologi Yunani sejak di bangku SMP, The Odyssey memiliki tempat spesial di hati saya,” ujarnya.
Bagi penggemar di Jakarta, Universal Pictures juga menghadirkan instalasi Kuda Troya raksasa di The Crystal, Senayan City, hingga 26 Juli 2026. Sementara itu, kemegahan The Odyssey di layar IMAX sudah bisa disaksikan mulai 15 Juli 2026.




















Tinggalkan Balasan