Media Kampung, Senator Lindsey Graham dari Partai Republik yang mewakili South Carolina meninggal dunia pada Sabtu malam, 11 Juli 2026, pada usia 71 tahun. Kematiannya disebabkan oleh aortic dissection atau robekan pada dinding aorta, sebagaimana diumumkan oleh kantornya. Kepergian Graham yang mendadak memicu kekosongan kursi Senat dan proses politik yang rumit di South Carolina.
Penyebab Kematian: Aortic Dissection
Menurut laporan awal pemeriksa medis, Graham mengalami robekan pada aorta, yang dikenal sebagai aortic dissection. Kondisi ini terjadi ketika lapisan dalam pembuluh darah utama tubuh robek, menyebabkan darah bocor dan berpotensi mengancam jiwa. Sekitar 40% pasien dengan aortic dissection mendadak meninggal seketika akibat robekan total dan pendarahan hebat. Gejalanya bisa mirip serangan jantung, termasuk nyeri dada atau punggung parah, sesak napas, dan kehilangan kesadaran. Faktor risiko meliputi tekanan darah tinggi, aterosklerosis, dan usia di atas 60 tahun.
Dampak Politik di South Carolina
Kematian Graham terjadi di tengah masa kampanye pemilihan ulang untuk masa jabatan kelima. Dengan kursi Senat yang kini kosong, Gubernur Henry McMaster harus menunjuk pengganti sementara yang akan menjabat hingga Januari 2027. Selain itu, negara bagian harus menyelenggarakan pemilihan primer khusus untuk memilih calon Partai Republik yang akan bertarung dalam pemilihan umum pada November 2026.
Proses ini diatur oleh hukum South Carolina: pendaftaran calon dimulai pada Selasa kedua setelah kematian, yaitu 21 Juli, pemilihan primer pada 11 Agustus, dan kemungkinan putaran kedua pada 25 Agustus. Calon yang terpilih hanya memiliki waktu sekitar dua bulan untuk berkampanye. Namun, jadwal ini bermasalah dengan hukum federal yang mewajibkan surat suara bagi militer dan pemilih di luar negeri dikirim 45 hari sebelum pemilihan umum, yang jatuh pada 27 Juni. Komisi Pemilihan Federal belum memberikan klarifikasi mengenai penyesuaian jadwal.
Beberapa tokoh Partai Republik yang disebut-sebut berminat mencalonkan diri termasuk Jaksa Agung Negara Bagian Alan Wilson, Letnan Gubernur Pamela Evette, serta anggota DPR Nancy Mace dan Ralph Norman. Mereka sebelumnya bersaing dalam pemilihan gubernur dan kini melihat peluang untuk mengisi kursi Senat yang kosong.
Kontroversi Kesehatan Senator Lain
Kematian Graham yang mendadak juga memicu spekulasi mengenai kesehatan Senator Mitch McConnell, yang dirawat di rumah sakit akibat jatuh pada 14 Juni. Kantor McConnell merilis foto dirinya di rumah sakit bersama istrinya, Elaine Chao, sebagai bukti bahwa ia masih hidup dan dalam pemulihan. Namun, sejumlah tokoh sayap kanan, termasuk Laura Loomer, meragukan keaslian foto tersebut dan menuduh staf McConnell berbohong tentang kondisi kesehatannya. Loomer bahkan mengklaim bahwa McConnell mengalami kerusakan otak dan tidak akan kembali. Kontroversi ini memperkuat ketegangan antara faksi-faksi di Partai Republik.
Karier dan Warisan Graham
Lindsey Graham dikenal sebagai salah satu senator paling vokal dalam kebijakan luar negeri, terutama terkait Ukraina, Iran, dan Israel. Ia merupakan anggota terakhir dari kelompok “Three Amigos” bersama John McCain dan Joe Lieberman yang dikenal garis keras dalam isu pertahanan. Graham sempat mengkritik Donald Trump pada 2016, namun kemudian menjadi sekutu dekatnya. Ia juga terlibat dalam upaya normalisasi hubungan Israel-Saudi dan mendorong serangan militer terhadap Iran. Sikapnya yang kontroversial dan kemampuannya beradaptasi dengan perubahan politik menjadikannya figur yang kompleks dalam sejarah politik Amerika.
Di South Carolina, Graham dikenang sebagai sosok yang rendah hati dan humoris. Ia dibaptis di Gereja Corinth Baptist di Seneca dan sering pulang kampung. Wali Kota Central, Ken Dill, menyebut Graham bangga dengan asal-usulnya. Graham juga membantu mendanai pembangunan stasiun pemadam kebakaran baru di Central sebesar $2 juta. Teman-temannya mengenangnya sebagai pribadi yang suka menolong tanpa pamrih.
Proses suksesi kursi Senat South Carolina kini memasuki babak baru, dengan persaingan politik yang ketat dan tantangan logistik pemilu. Sementara itu, kematian Graham menyisakan pertanyaan tentang arah kebijakan luar negeri AS dan dinamika internal Partai Republik.






















Tinggalkan Balasan