Media Kampung, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) terus melakukan intervensi pasar guna menekan lonjakan harga kebutuhan pokok. Melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Pemkab Muba menggelar Operasi Pasar Murah di Kecamatan Sungai Keruh pada Kamis, 9 Juli 2026.

Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Akhmad Toyibir, mewakili Bupati Muba Toha Tohet membuka acara tersebut. Ia mengimbau warga memanfaatkan program ini secara optimal. “Kami berharap kegiatan operasi pasar murah ini benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya di Halaman Kantor Camat Sungai Keruh.

Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muba, Nwardi Endang, merinci komoditas yang tersedia. Setiap paket sembako berisi 5 kilogram beras SPHP, 1 kilogram gula pasir, dan satu tabung gas LPG 3 kilogram. Perum Bulog memasok 6 ton beras SPHP, 1,2 ton gula pasir, serta 250 tabung LPG 3 kilogram.

Harga normal paket tersebut Rp78.000. Namun, berkat subsidi Rp10.000 dari Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, masyarakat cukup membayar Rp68.000. Camat Sungai Keruh, Henri, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Muba. Ia menilai program ini sangat efektif mengurangi beban pengeluaran rumah tangga warga.

Secara simbolis, Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, Irwan Antoni, menyerahkan subsidi kepada Staf Ahli Bupati Muba. Aksi ini menandai dukungan dunia perbankan terhadap pengendalian inflasi di daerah.