Media Kampung, Mangaka senior spesialis komik empat panel, Masashi Ueda, resmi mengakhiri tiga serial komiknya sekaligus: “Otoboke Section Chief”, “Kariage-kun“, dan “Shin Furiten-kun”. Bab terakhir “Otoboke” dan “Kariage-kun” telah selesai pada 7 Juli 2026, namun baru akan dimuat di majalah masing-masing pada Agustus 2026. Sementara “Shin Furiten-kun” akan berakhir di majalah Manga Life Original yang terbit 10 Juli 2026.

Keputusan ini cukup jarang terjadi di dunia manga Jepang. Dalam wawancara dengan Yomiuri Shimbun Online, Ueda mengaku memang sudah merencanakan untuk menyelesaikan ketiga komik tersebut secara bersamaan. Meski demikian, ia menyatakan ingin melanjutkan komik “Kobo-chan” selama mungkin.

“Kariage-kun” menjadi salah satu komik empat panel klasik yang populer di Indonesia. Komik yang menceritakan kehidupan Kariage, seorang karyawan perusahaan swasta yang usil, pertama kali diluncurkan di majalah Weekly Manga Action pada 1980 dan masuk Indonesia pada awal 1990-an. Selama 46 tahun, setidaknya sudah terbit 69 volume. Pada 1989 komik ini diadaptasi menjadi anime, dan pada 2023 serial live action-nya tayang di Jepang.

“Otoboke Section Chief” mengisahkan kehidupan seorang kepala seksi perusahaan swasta. Serial ini mulai dimuat pada 1983 hingga Mei 2017 lewat seri “Otoboke Kachou” di Manga Time, kemudian dilanjutkan dengan sekuel “Otoboke Buchou Dairi” yang dibukukan pada 2018. Di Indonesia, kumpulan kisah Otoboke telah terbit sejak awal 2000-an.

“Shin Furiten-kun” yang juga berlatar kehidupan pekerja kantoran di Jepang, sebenarnya telah dibuat lebih dulu pada 1979, namun baru dibukukan sejak 2021 oleh Takeshobo. Komik ini tidak pernah tayang secara resmi di Indonesia.

Berbeda dengan tiga komik lainnya, “Kobo-chan” mengisahkan keseharian seorang anak berusia lima tahun yang polos. Komik ini telah dimuat di surat kabar Yomiuri Shimbun sejak April 1982. Pada 1992, anime yang terinspirasi dari cerita Kobo-chan diproduksi dan tayang di Indonesia pada awal 2000-an. “Kobo-chan” sempat hiatus pada Juni 2022 karena kondisi kesehatan Ueda yang memburuk, namun kembali berlanjut setahun kemudian. Yomiuri Shimbun mengumumkan bahwa Ueda didiagnosis menderita kanker prostat sehingga harus fokus perawatan selama hiatus.