Media Kampung, Steam menunjukkan sisi humanisnya dengan membantu seorang developer indie memperbaiki game yang tidak bisa dijalankan (unbootable) tepat sebelum tenggat waktu pendaftaran Next Fest. Kisah ini diunggah oleh pengembang game Red Flag di Reddit dan menjadi viral.
Tim kecil yang baru pertama kali merilis game ini secara tidak sengaja mengirimkan build yang rusak ke Steam pada hari terakhir pendaftaran Next Fest Juni. Proses review biasanya memakan waktu lima hingga tujuh hari, sehingga mereka sangat khawatir tidak bisa ikut serta.
Setelah mengirim email putus asa ke Steam Support di akhir pekan, mereka mendapat respons mengejutkan. Steam menyetujui build tersebut untuk direview secara darurat. Namun, reviewer Steam menemukan bahwa game tidak bisa dijalankan karena masalah konfigurasi C++ redistributable.
Alih-alih menolak build dan mengirimkannya kembali ke developer—yang pasti akan membuat mereka kehabisan waktu—reviewer Steam justru memperbaiki masalah tersebut sendiri. Mereka mengedit konfigurasi dan mengatur dependensi sehingga game bisa berjalan.
Berkat bantuan itu, Red Flag berhasil masuk Next Fest, jumlah wishlist hampir dua kali lipat, dan para developer bisa bertemu langsung dengan pemain di lobby mereka sendiri. Di kolom komentar Reddit, beberapa developer indie lain juga mengaku pernah mengalami hal serupa dan mendapat bantuan serupa dari Steam.
Meskipun perbaikan tersebut hanya membutuhkan beberapa klik dari pihak Valve, tindakan ini sangat berarti bagi developer kecil yang sedang berjuang memenuhi tenggat waktu.






















Tinggalkan Balasan