Media Kampung, Gunungsitoli — Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Nias menampilkan Tari Kreasi Daerah yang memadukan tiga tarian khas budaya Nias, yaitu Tari Hiwo, Tari Tuwu, dan Tari Moyo, dalam Pentas Seni Jambore Daerah XI Gerakan Pramuka Sumatera Utara Tahun 2026. Acara berlangsung di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Rabu 8 Juli 2026.

Penampilan tersebut diiringi alunan lagu daerah “Banuagu” dan menggunakan busana serta aksesoris adat Nias. Perpaduan gerak tari yang dinamis, iringan musik daerah, serta kekompakan para peserta berhasil menyita perhatian peserta dan pembina yang hadir.

Pentas seni merupakan salah satu agenda dalam jambore daerah yang bertujuan memberikan ruang bagi setiap kontingen untuk menampilkan seni, budaya, dan kearifan lokal masing-masing. Kegiatan ini tidak hanya mengembangkan bakat dan kreativitas peserta, tetapi juga memperkuat rasa persatuan, saling menghargai keberagaman budaya, serta mempererat persaudaraan antarsesama Pramuka Penggalang.

Bagi Kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Nias, penampilan tari kreasi daerah tersebut menjadi wujud kecintaan terhadap budaya leluhur sekaligus komitmen untuk melestarikan warisan budaya Nias di tengah keberagaman budaya Nusantara. Penampilan ini juga menjadi media promosi budaya Kabupaten Nias kepada peserta jambore dari seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Melalui partisipasi dalam pentas seni, Kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Nias diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas budaya daerah, mempererat persaudaraan antarkontingen, serta menginspirasi generasi muda untuk terus menjaga, melestarikan, dan mengembangkan seni budaya sebagai bagian dari jati diri bangsa.