Media Kampung, LPK Monarch Bali memulai rangkaian Bright Hospitality Awareness dengan program Five Days Self Identity di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Senin (6/7/2026). Program ini dirancang untuk membangun karakter calon tenaga kerja sektor pariwisata dan perhotelan.
Corporate Excellence Manager Monarch Bali, I Ketut Sudama, menyatakan bahwa pembentukan karakter menjadi fokus utama karena banyak generasi muda, terutama Gen Z dan generasi strawberry, menghadapi tantangan mental. “Harapan kami, mental mereka akan terbentuk secara profesional, khususnya saat memasuki dunia hospitality dan pariwisata,” ujarnya.
Program Five Days Self Identity mengintegrasikan tiga tahapan pengembangan diri: self identity, self growth, dan self intention. Peserta diharapkan mampu mengenali potensi diri, mengembangkan kemampuan, dan mewujudkan cita-cita sebagai tenaga profesional di bidang pariwisata.
Direktur Monarch Bali Singaraja, I Made Ngurah Wedana, menambahkan bahwa lembaganya berkomitmen mencetak SDM unggul melalui tema Global Career Strength. “Kami siap melatih dan mendidik mereka menjadi sumber daya manusia yang unggul, siap kerja, dan mampu bersaing di dunia nasional maupun internasional,” tegasnya.
Monarch Bali juga menjalin kerja sama dengan berbagai agen resmi penempatan tenaga kerja dan menyediakan program magang internasional, seperti program J-1 ke Amerika Serikat, Turki, serta pengembangan kerja sama dengan Selandia Baru.
Menurut pihak Monarch Bali, minat masyarakat mengikuti pelatihan justru meningkat pada tahun ajaran 2026-2027. Lembaga tersebut menilai peningkatan kualitas SDM perlu diimbangi dukungan pemerintah dalam menciptakan kepastian karier bagi tenaga kerja pariwisata, sekaligus menjaga daya saing pariwisata Bali melalui penyelesaian masalah seperti kemacetan dan pengelolaan sampah.























Tinggalkan Balasan