Media Kampung – Counter-Strike 2 (CS2) tak terbantahkan sebagai aplikasi pembunuh Steam—dengan lebih dari satu juta pemain bersamaan saat artikel ini ditulis menurut SteamDB, dan tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Namun, jangan remehkan pendahulunya, Global Offensive (CSGO), yang kini menikmati popularitas baru setelah dipisahkan dari CS2.
Menurut data SteamDB, CSGO mencapai puncak pemain bersamaan (concurrent players) tertinggi sepanjang masa sejak dirilis ulang hanya tiga hari yang lalu, yakni lebih dari 68.000 pemain. Meskipun angka ini kecil jika dibandingkan dengan puncak CSGO asli atau CS2 saat ini, tren kenaikan ini cukup impresif untuk game yang tidak bisa dicari secara normal di Steam.
CSGO saat ini menempati peringkat ke-28 game paling banyak dimainkan di Steam, mengalahkan game-game blockbuster seperti Baldur’s Gate 3, Rainbow Six Siege, dan Battlefield 6. Prestasi ini menarik karena menunjukkan bahwa game berusia 14 tahun ini masih mampu tumbuh melampaui hype awal saat versi standalone-nya dipulihkan awal tahun ini.
Fenomena ini memperkuat pengamatan Andy Chalk dari PC Gamer bahwa ruang untuk dua Counter-Strike itu ada. Bahkan, lanskap FPS taktis saat ini sangat beragam, dengan Counter-Strike asli dan Source juga memiliki basis pemain yang sehat, belum lagi game serupa seperti Valorant yang tidak berada di Steam.
Dengan tren positif ini, tampaknya para penggemar CSGO masih setia dan bahkan bertambah, membuktikan bahwa game lawas pun masih bisa bersaing di era CS2.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.






















Tinggalkan Balasan