Media Kampung – Satria Muda Pertamina Bandung secara resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan Head Coach Djordje Jovicic. Keputusan ini diambil seiring selesainya masa kontrak pelatih asal Serbia tersebut setelah IBL GoPay 2026.
Djordje Jovicic bergabung dengan Satria Muda pada 1 Desember 2025. Selama satu musim, ia berhasil membawa tim finis di peringkat kedua klasemen regular season dan melaju hingga babak semifinal. Dalam 24 pertandingan yang dipimpinnya, Satria Muda mencatat persentase kemenangan 70,8 persen dengan 17 kemenangan dan 7 kekalahan.
Sport Director Satria Muda, Youbel Sondakh, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme Coach Djordje. “Coach Djordje memberikan dedikasi, profesionalisme, dan totalitas luar biasa. Kami mengapresiasi kontribusinya membawa tim menutup regular season di peringkat kedua dan melaju hingga semifinal,” ujar Youbel, Rabu 1 Juli 2026.
Meski demikian, target utama Satria Muda musim ini adalah menjadi juara IBL. Karena target tersebut belum tercapai, kedua pihak sepakat untuk tidak memperpanjang kontrak. “Sejak awal musim, kami memiliki kesepakatan yang sama bahwa target Satria Muda adalah menjadi juara IBL. Karena target belum tercapai, kami bersama-sama memutuskan mengakhiri kerja sama seiring berakhirnya masa kontrak,” jelas Youbel.
Djordje Jovicic memiliki rekam jejak internasional yang kuat. Sebelum menangani Satria Muda, ia pernah menjadi Head Coach Partizan U18, Head Coach U20 Beikong Fly Dragons di Beijing, Assistant Head Coach Tim Nasional Serbia U20, dan pernah menangani Pelita Jaya Jakarta.
Saat ini, tim sedang memasuki masa jeda sebelum kembali menjalani pemusatan latihan akhir Juli untuk turnamen All Indonesian. Manajemen akan mencari pelatih baru dengan karakter dan visi yang sesuai dengan Satria Muda. Youbel juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukung yang terus memberikan dukungan dan kritik membangun sepanjang musim.
Berakhirnya perjalanan Satria Muda di IBL 2026 menjadi momentum evaluasi menyeluruh. Setiap pencapaian, tantangan, dan dinamika dijadikan pembelajaran berharga. Satria Muda berkomitmen memperkuat fondasi tim untuk musim berikutnya dan bertekad kembali bersaing di level tertinggi.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.





Tinggalkan Balasan