Media Kampung – Indonesian Basketball League (IBL) resmi mengumumkan kriteria penilaian untuk penghargaan Defensive Player of The Year 2026. Pengumuman tersebut disampaikan melalui laman resmi IBL pada Senin, 18 Mei 2026.

Penilaian untuk penghargaan pemain bertahan terbaik sering mendapatkan perdebatan karena adanya perbedaan cara menilai. Beberapa pihak lebih mengandalkan statistik individu, sementara yang lain melihat dampak pemain terhadap performa tim secara keseluruhan. Hal ini menjadikan penghargaan Defensive Player of The Year salah satu kategori yang paling menarik dan kompetitif di setiap musim.

Untuk musim 2026, IBL menetapkan bahwa penghargaan ini khusus diberikan kepada pemain lokal yang menunjukkan kontribusi pertahanan terbaik selama kompetisi berlangsung. Penilaian melibatkan beberapa statistik pertahanan utama seperti rata-rata defensive rebound per game, steal per game, dan block per game.

Selain data statistik individu, IBL juga memperhitungkan nilai Team Net Rating dari setiap pemain yang masuk nominasi. Pemain yang layak dinominasikan harus memiliki nilai Team Net Rating positif sepanjang musim reguler, yang menunjukkan bahwa kehadiran pemain tersebut memberikan pengaruh positif terhadap performa tim dengan menghasilkan lebih banyak poin saat pemain berada di lapangan.

Setelah proses penilaian selesai, IBL akan memilih lima pemain terbaik sebagai nominasi Defensive Player of The Year 2026. Tahap berikutnya adalah voting yang melibatkan seluruh pelatih kepala, media, dan analis basket terpilih dari liga. Sebanyak sepuluh perwakilan media dan analis akan memberikan suara untuk menentukan pemenang, sehingga diharapkan hasilnya objektif dan mencerminkan performa sesungguhnya sepanjang musim.

Beberapa nama pemain yang sudah masuk dalam daftar kandidat penghargaan Defensive Player of The Year 2026 antara lain Hendrick Xavi Yonga dan Andakara Prastawa dari Pelita Jaya Basketball Club, Yudha Saputera dan Dame Diagne dari Satria Muda Pertamina Bandung, serta Fhirdan Guntara dari Bogor Hornbills.

Pengumuman kriteria ini menjadi langkah awal dalam proses penentuan pemain bertahan terbaik yang akan memberikan warna tersendiri dalam persaingan IBL musim ini. Kompetisi masih berjalan dan persaingan untuk mendapatkan gelar Defensive Player of The Year diprediksi makin sengit hingga akhir musim reguler.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.