Media Kampung – Pembalap Trackhouse Aprilia, Ai Ogura, sukses mencuri perhatian di MotoGP Belanda 2026 dengan meraih kemenangan perdananya di kelas utama. Namun, kemenangan di Sirkuit Assen itu tidak hanya disorot karena prestasinya, melainkan juga gaya balapnya yang dinilai tidak lazim oleh para rival, termasuk Jorge Martin.

Jorge Martin, yang saat ini membela Aprilia Racing, secara blak-blakan mengomentari gaya berkendara Ogura. Martin mengaku heran melihat cara Ogura menikung karena terlihat seperti akan jatuh setiap saat. Menurut Martin, gaya balap itulah yang membuat Ogura sangat berbahaya di putaran-putaran akhir balapan.

Pendapat serupa juga diungkapkan oleh Raul Fernandez, rekan setim Martin di Aprilia. Keduanya meyakini bahwa teknik membalap Ogura yang unik menjadi salah satu faktor utama di balik performa impresifnya musim ini.

Ai Ogura mencatatkan sejarah sebagai pembalap Jepang pertama yang memenangi balapan kelas premier sejak Makoto Tamada berjaya di MotoGP Jepang 2004. Penantian panjang selama 7.952 hari berakhir setelah Ogura finis terdepan di Assen.

Meskipun sering kesulitan di sesi kualifikasi, Ogura konsisten menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang musim. Ia kerap merangsek ke depan pada lap-lap akhir, berkat gaya balapnya yang dinilai mampu menjaga kondisi ban hingga akhir balapan.

Kemenangan ini sekaligus menjadi bukti bahwa Ogura layak diperhitungkan di MotoGP 2026. Dengan gaya balap yang sulit diprediksi, ia menjadi ancaman serius bagi para rival.


Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.