Media Kampung – Pemerintah mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) tahap 3 pada Juli 2026. Program ini mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk periode Juli hingga September 2026.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Pangan Beras kepada masyarakat yang membutuhkan. Jadwal pencairan di setiap daerah bisa berbeda, tergantung proses penyaluran masing-masing.

Besaran Bansos Juli 2026

Besaran bansos yang diterima setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bervariasi tergantung jenis program dan komponen yang dimiliki. Untuk PKH, bantuan diberikan kepada keluarga miskin yang memiliki komponen kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial, seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, penyandang disabilitas berat, dan lansia. Sementara itu, BPNT memberikan bantuan pangan senilai Rp200.000 per bulan yang dapat digunakan untuk membeli bahan pangan di e-warong.

Syarat Penerima Bansos Tahap 3

Ada tiga syarat utama yang harus dipenuhi KPM agar bansos tetap cair di tahap 3:

  • Data penerima harus terdaftar aktif di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
  • Prioritas diberikan kepada masyarakat yang masuk dalam kelompok Desil 1 hingga Desil 4, yaitu tingkat kesejahteraan terendah.
  • Akun kepesertaan tidak boleh berstatus exclude atau dikeluarkan dari sistem. Status ini bisa muncul jika ditemukan ketidakcocokan data, komponen tidak lagi terpenuhi, atau KPM dinilai sudah mampu.

Pemerintah bersama BPS dan pemerintah daerah terus memperbarui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Hasil pemutakhiran triwulan II 2026 mencatat ada sekitar 470.000 KPM baru yang masuk dalam data, sehingga status penerima bansos bisa berubah.

Cara Cek Status Penerima Bansos

Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos secara online melalui situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id. Caranya:

  1. Buka laman cekbansos.kemensos.go.id.
  2. Masukkan data wilayah penerima manfaat: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan.
  3. Ketik nama penerima sesuai KTP.
  4. Masukkan kode captcha yang muncul.
  5. Klik tombol “Cari Data”.

Sistem akan menampilkan status penerima, jenis bansos, dan periode penyaluran.

Waspada Hoaks Bansos Rp5,4 Juta

Beredar informasi di media sosial yang mengklaim Kemensos menyalurkan bansos tunai dan non-tunai sebesar Rp5,4 juta dan menyertakan tautan untuk mengecek daftar penerima. Informasi tersebut adalah hoaks. Tautan tersebut tidak mengarah ke laman resmi Kemensos, melainkan situs phishing yang meminta data pribadi seperti nama lengkap dan nomor akun Telegram. Masyarakat diimbau untuk tidak mengklik tautan mencurigakan dan selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi Kemensos.

Selain itu, informasi mengenai pencairan BLT Kesra Rp900.000 pada Juli 2026 juga tidak benar. Program BLT Kesra telah berakhir pada 31 Desember 2025 dan tidak ada tanda-tanda akan dilanjutkan pada tahun 2026.


Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.