Media Kampung – Khilma Anis, penulis novel “Hati Suhita”, memaparkan empat prinsip utama yang menjadi bekal bagi perempuan tangguh dalam membangun kualitas keluarga dan masyarakat.
Sebagai penulis sekaligus aktivis literasi, Khilma Anis dikenal karena karyanya yang mengangkat peran wanita dalam konteks budaya Jawa Timur.
Pada 18 April 2026, di Banyuwangi, ia menyampaikan materi tersebut dalam sebuah seminar yang dihadiri lebih dari seratus peserta dari berbagai daerah.
"Perempuan harus menjadi agen perubahan dalam keluarga dan masyarakat," ujar Khilma Anis kepada hadirin, menegaskan pentingnya peran sentral wanita.
Prinsip pertama menekankan kesadaran diri, yaitu memahami potensi pribadi serta menetapkan tujuan hidup yang realistis.
Prinsip kedua berfokus pada edukasi berkelanjutan, mengajak perempuan untuk terus mengasah pengetahuan melalui pendidikan formal maupun informal.
Prinsip ketiga mengajak wanita untuk mengembangkan jaringan sosial yang suportif, termasuk keluarga, teman, dan komunitas profesional.
Prinsip keempat menekankan ketangguhan emosional, yakni kemampuan mengelola stres dan memelihara kesehatan mental.
Keempat prinsip tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi perempuan dalam keputusan rumah tangga serta partisipasi publik.
Data BPS 2025 menunjukkan bahwa wilayah dengan tingkat partisipasi perempuan dalam pendidikan tinggi meningkat 12%, sejalan dengan upaya pemberdayaan yang diusung oleh tokoh seperti Khilma Anis.
Dalam program lanjutan, Khilma Anis bersama timnya mengadakan pelatihan kepemimpinan bagi wanita muda di desa-desa sekitar Banyuwangi.
Seminar terakhir berakhir dengan harapan bahwa para peserta akan menerapkan prinsip-prinsip tersebut, menjadikan perempuan lebih tangguh dalam menghadapi tantangan zaman.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




Tinggalkan Balasan