Media KampungLisuan meluncurkan kartu grafis LX 7G100 yang sepenuhnya dibuat di Cina dan mampu menjalankan game modern berbasis DirectX 12. Meski performanya belum mampu menandingi Nvidia RTX 3060, kehadiran produk ini menandai langkah awal yang penting dalam pengembangan kartu grafis domestik Cina.

Kartu grafis ini diuji oleh kanal teknologi YouTube bernama 潮玩客 (chaowanke), yang melakukan serangkaian benchmark membandingkan LX 7G100 dengan beberapa GPU populer seperti Intel Arc B580, RTX 3060, RTX 4060, dan Radeon RX 6600 XT. Hasilnya menunjukkan bahwa performa LX 7G100 masih jauh di bawah para pesaingnya. Sebagai contoh, dalam game Shadow of the Tomb Raider di pengaturan 1080p Medium, Lisuan hanya mampu menghasilkan rata-rata 71 fps dengan nilai 1% lows sebesar 46 fps, sementara Radeon RX 6600 XT mencapai 159 fps secara rata-rata.

Dalam sebagian besar pengujian, LX 7G100 kalah telak dari kartu grafis lain, kecuali pada benchmark 3DMark FireStrike dan Steel Nomad, di mana kartu ini mampu sedikit mengungguli RTX 3060. Meski demikian, performanya secara umum lebih mirip dengan Nvidia GeForce GTX 1660 yang merupakan generasi lama.

Arsitektur GPU ini belum mendukung fitur hardware ray tracing maupun akselerasi AI upscaling, namun cukup stabil dan lancar menjalankan game modern, memperlihatkan kemajuan dibandingkan GPU buatan Cina sebelumnya seperti Moore Threads MTT S80.

Lisuan menghadapi tantangan dalam menentukan harga jual kartu grafis ini. Performa yang masih terbatas seharusnya membuat harganya sangat terjangkau, namun untuk menutupi biaya riset dan pengembangan, perusahaan mematok harga Founders Edition sekitar 3.300 yuan atau sekitar 485 dolar AS. Harga ini dinilai cukup tinggi untuk segmen pasar yang masih terbatas pada penggemar dan kolektor GPU domestik.

Lisuan menekankan pentingnya menyempurnakan perangkat lunak sejak awal, yang diharapkan menjadi dasar untuk mengembangkan chip yang lebih baik di masa depan. Meskipun produsen besar seperti AMD, Nvidia, dan Intel mungkin belum merasa terancam, pencapaian ini menandai kemajuan penting dalam industri PC Cina yang terus berkembang, terutama di sektor memori, SSD, perangkat periferal, dan monitor.

Dengan adanya perkembangan ini, pasar kartu grafis global mungkin akan mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun mendatang seiring meningkatnya kemampuan dan kualitas produk GPU buatan Cina.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.