Media KampungIntel resmi kembali ke arena Formula 1 dengan menjalin kemitraan strategis bersama tim juara musim lalu, McLaren. Kerja sama ini menghadirkan suplai chip Xeon dan Core Ultra dari Intel untuk mendukung performa McLaren di berbagai aspek teknis selama balapan.

Intel menyediakan chip-chip canggih untuk menunjang simulasi dinamika kendaraan, analisis aerodinamika, hingga pengolahan data waktu nyata yang sangat krusial dalam pengambilan keputusan dan strategi balapan. Dengan peran sebagai mitra komputasi resmi, Intel turut mendukung tim McLaren yang berhasil meraih gelar juara Drivers dan Constructors pada 2025.

CEO Intel, Lip-Bu Tan, menegaskan bahwa balap Formula 1 dan IndyCar merupakan medan uji yang ideal untuk teknologi komputasi berperforma tinggi. Ia menyatakan, “Intel bangga menjadi mitra komputasi McLaren Racing dan bagian dari tim yang mengutamakan presisi, kecepatan, serta inovasi. Bersama-sama, Intel dan McLaren akan mendorong batas kemungkinan, mengubah data menjadi keunggulan kompetitif pada setiap tikungan.”

Sementara itu, Zak Brown, CEO McLaren Racing, menjelaskan bahwa teknologi menjadi faktor utama dalam performa balapan baik di IndyCar maupun Formula 1. Brown menambahkan bahwa Intel telah menjadi bagian penting dari ekosistem teknologi mereka dan peran Intel dalam komputasi akan sangat berarti dalam proses desain, pembangunan, serta operasional mobil balap McLaren. “Kami sangat antusias mempererat hubungan ini,” ujarnya.

Kembalinya Intel ke Formula 1 menandai langkah penting bagi perusahaan yang tengah berupaya merebut kembali posisi kepemimpinan di bidang teknologi chip. Setelah periode yang menantang, Intel mulai menunjukkan kemajuan lewat produk-produk baru dan kolaborasi strategis, termasuk dukungan dari pemerintah AS dan Nvidia.

Intel sebelumnya pernah terlibat dalam sponsorship Formula 1 dengan BMW Sauber pada awal 2000-an. Kini, kerjasama dengan McLaren juga mencakup dukungan terhadap tim IndyCar dan tim sim racing McLaren di masa mendatang.

Selain Intel, McLaren juga memiliki kemitraan berkelanjutan dengan Google yang kini berfokus pada pengembangan kecerdasan buatan, menambah dimensi teknologi yang mendukung performa tim balap tersebut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.