Media Kampung – Dalam permainan Subnautica 2, pemain menghadapi tantangan unik saat mencoba mencerna makanan yang ditemukan di planet asing tersebut. Meskipun sudah memasak hasil tangkapan laut, muncul peringatan tentang ketidakcocokan pencernaan yang menghalangi kemajuan dalam permainan. Masalah ini harus segera diatasi agar petualangan dapat berlanjut.
Subnautica 2 mengangkat konsep unik di mana kode genetik dapat ditransfer antar organisme, memungkinkan pemain mengadopsi sifat-sifat makhluk lokal agar cocok dengan fisiologi manusia yang dibawa ke planet tersebut. Pada awal permainan, pemain akan melakukan adaptasi dengan memasukkan tangan ke dalam sebuah pod bercahaya besar yang membantu menyesuaikan tekanan lingkungan. Namun, untuk bisa mencerna makanan di sekitar, adaptasi lebih lanjut diperlukan melalui proses yang serupa.
Selama eksplorasi, pemain akan menerima informasi dari asisten digital bernama NOA yang memberikan petunjuk dan pengamatan baru. Salah satu pesan awal dari NOA mengungkapkan keberadaan 26 kolonis yang hilang. Selanjutnya, sebuah pesan berjudul ‘Anita’ menginformasikan bahwa kotak hitam milik Anita Gottschal telah ditemukan dan lokasinya akan muncul pada layar HUD pemain.
Kotak hitam Anita berada sekitar 160 meter di sebelah timur laut dari lifepod pemain, tepat di bawah sebuah tanaman raksasa bercahaya yang menyerupai pod tempat pemain pertama kali melakukan adaptasi. Dengan berenang ke lokasi tersebut dan berinteraksi dengan pod, pemain dapat memperoleh enzim asing yang dibutuhkan untuk mulai mencerna flora dan fauna plastik di planet itu.
Banyak pemain awalnya melewatkan pod bercahaya ungu-pink ini karena tampilannya yang menyeramkan dengan duri seperti sayap malaikat. Padahal, interaksi dengan pod ini sangat penting dan cukup sederhana, tidak memerlukan pembuatan alat khusus untuk mengatasi masalah pencernaan.
Setelah berhasil beradaptasi dengan enzim baru tersebut, pemain dapat mulai mengonsumsi ikan kecil di sekitar, seperti Halfmoon berwarna oranye dan biru neon yang mudah ditangkap dengan tangan kosong dan dapat dimasak menggunakan fabricator. Selain itu, fabricator juga memungkinkan pembuatan makanan seperti ‘oily salad’ dari pulp berserat yang diperoleh dengan memotong tanaman tertentu menggunakan Survival Multitool.
Bagi pemain yang belum membuat Survival Multitool, alat ini dapat dibuat dengan mengumpulkan tiga unit titanium yang banyak ditemukan di dasar laut dekat lifepod. Dengan alat ini, pengumpulan sumber daya dan pembuatan makanan menjadi lebih mudah dan mendukung kelangsungan hidup di lingkungan asing tersebut.
Dengan memahami cara mencerna makanan Subnautica 2 melalui adaptasi enzim dan eksplorasi yang tepat, pemain dapat melanjutkan petualangan mereka tanpa hambatan pencernaan. Langkah ini menjadi kunci untuk bertahan hidup dan mengeksplorasi dunia bawah laut yang penuh misteri di game ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan