Media Kampung – Yura Yunita meluncurkan serial video live performance terbaru bertajuk Main ke Rumah di kanal YouTube miliknya. Program ini menghadirkan konsep kolaborasi yang hangat dan intim dengan mengundang musisi untuk bermusik bersama dalam suasana santai tanpa sekat panggung. Grup band Perunggu menjadi tamu pertama dalam episode perdana.
Dalam episode tersebut, Yura dan Perunggu membawakan versi baru dari lagu Mau Jadi Apa. Aransemen yang dihasilkan terasa lebih hangat dan akrab dibandingkan versi aslinya. Perpaduan karakter vokal Yura Yunita dan Maul Ibrahim, vokalis Perunggu, menghadirkan warna baru yang terdengar menyatu secara natural.
Perunggu Jadi Pembuka Serial Main ke Rumah
Sesi musik ini mengambil latar ruang tamu rumah Yura yang baru saja selesai direnovasi. Suasana yang tercipta layaknya pertemuan santai antar sahabat, membuat penonton seolah ikut hadir dan menyaksikan momen kebersamaan antara Yura dan personel Perunggu saat menikmati musik tanpa tekanan panggung besar.
“Aku merenovasi rumah ini juga karena mimpinya ingin banget banyak teman-teman bisa datang ke rumah, termasuk teman-teman musisi. Dan kebetulan Perunggu juga main ke rumah aku dan kami bersenang-senang, dengan jamming santai,” ujar Yura Yunita.
Menurut Yura, suasana yang tercipta dalam Main ke Rumah menawarkan pengalaman bermusik yang berbeda dibandingkan tampil di atas panggung. “Biasanya kan kami berada di ingar-bingar di atas panggung, tapi justru dengan main ke rumah suasananya jadi lebih intim, jadi lebih dekat juga antara pertemanan sesama musisi. Aku merasa ini hal yang mewah sekali, punya keintiman bermusik seperti ini. Bermusik dengan cara yang lebih menyenangkan karena momennya sangat intim. Kami berbagi kesenangan dan berbagi keintiman dengan main ke rumah ini, justru ini hal yang bikin hati lebih penuh,” tambahnya.
Berawal dari Pertemanan dan Lapangan Tenis
Perunggu yang beranggotakan Maul Ibrahim, Adam Adenan, dan Ildo Hasman menyambut antusias kesempatan tersebut. Bagi mereka, suasana rumah menghadirkan ruang kolaborasi yang lebih cair dan alami dibandingkan format pertunjukan konvensional.
Menariknya, hubungan pertemanan antara Yura dan Perunggu bermula dari Ildo Hasman yang lebih dulu mengenal Yura melalui aktivitas bermain tenis bersama. Kedekatan tersebut kemudian berkembang hingga membuka peluang kolaborasi di berbagai kesempatan. Sebelum tampil dalam Main ke Rumah, Perunggu juga pernah mengajak Yura berkolaborasi dalam salah satu pertunjukan mereka di Bandung. Namun, menurut Maul Ibrahim, sesi jamming kali ini menghadirkan pengalaman berbeda karena mereka dapat mengenal lebih dekat karakter musik Yura dalam suasana yang lebih santai.
“Lagu Mau Jadi Apa itu bagus dan seru. Saat Main ke Rumah Yura, kami rasanya enggak mau rearrange lagunya. Penginnya bunyinya tetap dengan yang aslinya, cuma dibawakan dalam bentuk yang lebih nongkrong, jadi seperti iseng-iseng main gitar di rumah orang,” kata Maul Ibrahim.
Kehadiran Perunggu menjadi pembuka dari rangkaian kolaborasi yang telah disiapkan Yura dalam serial Main ke Rumah. Ke depannya, Yura akan mengundang lebih banyak musisi untuk berbagi cerita, pengalaman, dan momen bermusik yang intim dalam suasana rumah yang hangat dan penuh kebersamaan. Melalui konsep tersebut, Main ke Rumah diharapkan menjadi ruang kreatif yang mempertemukan para musisi dalam format yang lebih personal dan dekat dengan penonton.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan