Media Kampung – Selama 20 tahun, The Rolling Stones menerima royalti dari lagu hits band lain yang dirilis pada 1997. Lagu tersebut adalah Bitter Sweet Symphony milik The Verve, yang sukses besar namun harus merelakan seluruh royalti karena sengketa sampel.

Pada 16 Juni 1997, The Verve merilis single Bitter Sweet Symphony yang langsung melejit. Lagu ini mencapai posisi kedua di Inggris dan ke-12 di Amerika Serikat, serta memenangkan penghargaan Songwriter of the Year untuk Richard Ashcroft di Ivor Novello Awards 1998.

Masalah muncul karena Bitter Sweet Symphony menggunakan sampel dari lagu The Last Time milik The Rolling Stones (1966). The Verve mendapat izin dari Decca Records untuk menggunakan aransemen orkestra Andrew Oldham Orchestra, tetapi gagal mendapatkan izin dari Allen Klein, manajer The Rolling Stones dan kepala ABKCO Records yang memiliki hak cipta komposisi.

Klein menggugat The Verve sebelum lagu dirilis, mengklaim mereka menggunakan lebih banyak sampel dari yang disepakati. Akibatnya, The Verve terpaksa menyerahkan seluruh royalti dan kredit penulisan lagu beralih ke Jagger/Richards. Gitaris The Verve, Nick McCabe, mengungkapkan bahwa bagian string yang disampel sebenarnya tidak ada hubungannya dengan The Rolling Stones, melainkan karya komposer Wil Malone.

Setelah Klein meninggal pada 2009, putranya Jody Klein mengambil alih ABKCO. Richard Ashcroft kembali memperjuangkan haknya dan pada Mei 2019 mencapai kesepakatan dengan Mick Jagger, Keith Richards, dan manajer mereka. The Rolling Stones mengembalikan kredit penulisan dan royalti kepada The Verve. Ashcroft menyambut baik perkembangan ini dan mengaku tidak pernah memiliki masalah pribadi dengan The Stones.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.