Media Kampung – Zendaya diprediksi tidak hadir pada Met Gala 2026 yang dijadwalkan 4 Mei di Metropolitan Museum of Art, New York, karena jadwal proyeknya yang padat.
Keputusan itu diumumkan menjelang acara setelah muncul laporan bahwa bintang Hollywood tersebut tengah menyelesaikan dua film berskala besar serta kontrak iklan internasional.
Menurut laporan mediakampung.com yang merujuk pada sumber WowKeren, kepergian Zendaya menjadi sorotan karena ia telah menjadi ikon fashion Met Gala sejak 2015 dan menjabat co‑chair pada 2024.
Penampilan terbarunya pada Met Gala 2025 dengan gaun putih Louis Vuitton juga mendapat pujian kritis, menambah kekecewaan bagi penyelenggara.
Met Gala 2026 menghadapi kontroversi tambahan terkait sponsor utama Jeff Bezos dan Lauren Sánchez, yang menyumbang dana sekitar USD 10 juta, menurut Page Six yang dilaporkan mediakampung.com.
Donasi tersebut memicu protes kelompok aktivis Inggris “Everyone Hates Elon”, yang menuduh Bezos berkontribusi pada praktik kerja yang tidak adil melalui Amazon.
Kelompok tersebut menempelkan poster “Bezos Met Gala: Brought to you by the firm that powers ICE” di sekitar museum, menambah tekanan pada Anna Wintour.
Wintour menanggapi kritik dengan menegaskan bahwa Sánchez akan menjadi aset berharga bagi acara dan museum, seperti yang dikutip dalam pernyataan resmi.
Di sisi lain, Meryl Streep juga mengonfirmasi ketidakhadirannya, dan juru bicara Streep menyatakan, “Meryl telah diundang ke Met Gala selama bertahun‑tahun tetapi tidak pernah hadir. Meskipun dia menghargai Vogue, Anna, dan imajinasi serta ketahanan Anna yang luar biasa, acara itu bukanlah dunianya.”
Ketidakhadiran keduanya membuka peluang bagi selebriti lain seperti Beyoncé, Nicole Kidman, dan Venus Williams yang tetap menjabat sebagai co‑chair.
Selain itu, Doja Cat, Lena Dunham, dan Teyana Taylor tercatat sebagai tamu yang akan memperkuat deretan bintang di malam itu.
Met Gala 2026 mengusung tema “Costume Art”, mengajak tamu menafsirkan seni melalui kostum sebagai kanvas, sebuah konsep yang dipilih untuk menyoroti kreativitas mode.
Namun, keberadaan sponsor Bezos menimbulkan perdebatan etis di kalangan mode, dengan beberapa insider menyatakan bahwa keterlibatan miliarder menodai tradisi amal gala tersebut.
Stephanie Winston Wolkoff, mantan perencana acara Vogue, mengungkapkan dalam wawancara bahwa pendekatan Wintour terhadap keluarga Bezos dianggap menggeser fokus acara dari seni ke komersial.
Meski demikian, panitia tetap melanjutkan rencana dengan mengandalkan kontribusi finansial untuk mendukung Anna Wintour Costume Center.
Zendaya, yang saat ini menjabat sebagai produser eksekutif untuk serial Netflix terbaru dan mempersiapkan debut film aksi, menyatakan dalam pernyataan tertulis bahwa ia menyesal tidak dapat hadir.
Dia menambahkan, “Prioritas produksi dan promosi film saya saat ini membuat saya tidak dapat berpartisipasi di Met Gala, namun saya tetap mendukung acara tersebut dari jauh.”
Penjelasan resmi tersebut dipublikasikan oleh tim manajemen Zendaya pada hari Senin, 4 Mei, bersamaan dengan rilis jadwal premier film barunya.
Penggemar dan analis industri fashion memperkirakan absennya Zendaya akan memengaruhi tren pakaian malam, mengingat pengaruhnya dalam menetapkan standar style Met Gala.
Sejumlah desainer mengakui bahwa tidak adanya penampilan Zendaya mengurangi eksposur bagi koleksi mereka, khususnya merek yang berkolaborasi dengannya dalam beberapa tahun terakhir.
Meski begitu, para peserta lain tetap diharapkan menampilkan kreativitas tinggi, dengan harapan acara tetap menjadi sorotan global meski dihadapkan pada kontroversi sponsor.
Media sosial menyebarkan spekulasi mengenai kemungkinan penampilan virtual atau video pre‑recorded dari Zendaya, namun tidak ada konfirmasi resmi.
Hingga saat penulisan, tidak ada perubahan jadwal atau penambahan tamu lain yang menggantikan peran Zendaya di karpet merah.
Acara tetap dijadwalkan dimulai pukul 19.00 waktu setempat, dengan protes damai di luar museum dan liputan internasional yang intens.
Para perwakilan museum menegaskan bahwa keamanan dan kelancaran acara tetap prioritas utama, meski ada tekanan dari aktivis.
Kehadiran anak-anak Meryl Streep, Grace dan Mamie Gummer, serta rekan kerja seperti Emily Blunt dan Stanley Tucci, menjadi sorotan tambahan di antara deretan tamu.
Kesimpulannya, absennya Zendaya dari Met Gala 2026 mencerminkan tantangan selebriti dalam menyeimbangkan komitmen profesional dengan acara bergengsi, sekaligus menyoroti dinamika sponsor kaya dalam dunia mode.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan