Media Kampung – Fotografer Muslimah, Ebru Aydin, menyoroti pentingnya perjalanan ibadah umrah dan haji sebagai momen refleksi spiritual yang sangat dibutuhkan oleh generasi muda Muslim saat ini. Dalam kehidupan modern yang bergerak cepat dan penuh tekanan, kegiatan spiritual ini dianggap mampu menjadi ruang untuk memahami kembali makna dan tujuan hidup secara lebih mendalam.

Dalam kesempatan wawancara usai pameran fotografi bertajuk ‘Labbayk: Here I Am’ di Pusat Kebudayaan Belanda, Jakarta Selatan, Ebru menjelaskan bahwa umrah dan haji tidak hanya sebatas ritual keagamaan, melainkan juga pengalaman yang mengajak individu untuk mengevaluasi hubungan mereka dengan Tuhan serta sesama manusia. Ia menilai banyak anak muda membutuhkan peningkatan spiritual guna menghadapi kecemasan dan kesibukan yang melingkupi kehidupan sehari-hari.

Salah satu cerita yang sangat menyentuh Ebru datang dari seorang jemaah haji bernama Hakim. Meskipun kondisi kesehatannya dianggap tidak memungkinkan untuk menjalankan umrah, Hakim menolak untuk dikecualikan dari mimpi spiritual tersebut. Ia bertanya, ‘Apakah saya tidak boleh memiliki mimpi untuk pergi?’, sebuah pertanyaan yang menggugah hati dan menunjukkan bahwa hak serta harapan menjalankan ibadah tersebut seharusnya terbuka bagi semua orang tanpa memandang latar belakang atau kondisi fisik.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, turut memberikan apresiasi terhadap pameran fotografi ini. Menurutnya, pendekatan visual dan narasi personal yang dihadirkan mampu memberikan gambaran pengalaman spiritual umat Islam secara lebih humanis. Hal ini memperkaya pemahaman budaya Islam yang seringkali tidak terwakili dalam ranah politik maupun diplomasi formal.

Nasaruddin menilai pameran tersebut penting karena mampu menyampaikan nilai-nilai budaya Islam ke masyarakat luas, sekaligus mendorong penghargaan terhadap keberagaman sosial dalam tatanan global yang semakin kompleks dan plural. Melalui foto dan cerita pribadi, masyarakat diajak untuk melihat dimensi spiritual Islam dengan cara yang lebih manusiawi dan menyentuh.

Dengan demikian, umrah dan haji bukan sekadar ritual agama, melainkan juga momentum penting bagi generasi muda untuk melakukan refleksi spiritual yang mendalam. Pameran ‘Labbayk: Here I Am’ menjadi salah satu medium yang berhasil menyampaikan pengalaman tersebut secara visual dan emosional kepada publik.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.