Media Kampung – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengingatkan seluruh jemaah haji untuk menghemat energi dan menjaga stamina menjelang puncak pelaksanaan ibadah Armuzna. Imbauan ini disampaikan sebagai bagian persiapan agar jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan kondisi tubuh yang prima.

Maria Assegaf, Juru Bicara Kemenhaj, mengungkapkan bahwa jemaah diharapkan mulai mengurangi aktivitas fisik yang tidak mendesak demi menjaga kebugaran. “Jangan memaksakan diri melakukan kegiatan yang dapat menguras tenaga agar kondisi tubuh tetap optimal,” ujarnya pada Kamis (14/05/2026).

Sampai saat ini, penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah telah memasuki hari ke-24 dengan pengiriman sebanyak 395 kloter yang membawa 152.724 jemaah menuju Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, 353 kloter dengan 136.422 jemaah sudah tiba secara bertahap di Makkah setelah sebelumnya berada di Madinah.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah, petugas haji yang mendampingi jemaah berjumlah 1.412 orang. Kedatangan gelombang kedua jemaah melalui Bandara Jeddah masih berlangsung dan diperkirakan hingga pertengahan Mei 2026, dengan 45.914 jemaah dari 120 kloter yang telah tiba.

Maria menambahkan bahwa Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Arab Saudi terus meningkatkan persiapan fasilitas menjelang puncak ibadah. Saat ini, kesiapan tenda di Arafah telah mencapai sekitar 90 persen. Selain itu, PPIH juga meninjau layanan bus Masyair untuk memastikan mobilitas jemaah selama Armuzna berjalan lancar dan aman.

Petugas juga menyiapkan langkah mitigasi guna mengurangi kemacetan di jalur utama Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Jemaah diimbau untuk membatasi kegiatan di luar hotel, terutama pada siang hari saat suhu udara sangat panas, supaya terhindar dari kelelahan dan dehidrasi.

Maria menegaskan pentingnya kesiapan fisik dan spiritual jemaah sebelum memasuki fase puncak ibadah haji. “Stamina harus dijaga sejak sekarang agar para jemaah bisa menjalankan Armuzna dengan lancar dan khusyuk,” katanya.

Di samping itu, petugas kesehatan terus melakukan pemantauan kondisi kesehatan jemaah di hotel dan fasilitas kesehatan di Arab Saudi. Jemaah juga disarankan untuk memakai pelindung seperti payung, masker, dan alas kaki yang nyaman saat beraktivitas di luar ruangan guna menghindari gangguan kesehatan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.