Media Kampung – Gereja Immanuel Gambir, Jakarta Pusat, akan menyelenggarakan Misa Kenaikan Yesus Kristus sebanyak empat kali pada Kamis, 14 Mei 2026. Keempat sesi ibadah tersebut dibagi menjadi dua bagian, dua sesi di pagi dan dua sesi di sore. Ibadah pertama dilaksanakan pukul 06.00 WIB, kemudian dilanjutkan pukul 09.00 WIB. Kemudian dilanjutkan pada sore hari, ibadah dimulai pukul 16.00 WIB dan dilanjutkan pukul 18.00 WIB.
Ibadah juga nanti ada live streaming. Hal ini seiring dengan kebutuhan pasca-Covid-19 dan era digital sehingga kita bisa menjangkau siapapun dengan streaming, ujar Pendeta Abraham Ruben Persang, di Gereja Immanuel, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026. Pendeta Ruben mengatakan, ibadah akan menggunakan bahasa asing. Hal ini mengingat akan ada partisipan dari ekspatriat.
Di Immanuel ini awal-awal ada empat bahasa, ada bahasa Belanda, ada jemaat orang Korea dan kemudian Indonesia. Kemudian, sebelum Covid-19, bahasa Belanda dihentikan, karena memang populasinya berkurang, ujar Pendeta Ruben. Pendeta Ruben lantas menceritakan tema besar untuk ibadah Kenaikan Yesus Kristus esok, yaitu Pergi dan Beritakan. Baginya, semua umat yang sudah memahami kasih sayang Tuhan, harus bisa berbagi dengan yang lain.
Jadi tidak memenjarakan Kasih Tuhan itu untuk diri sendiri. Apalagi maaf, membangun menara gading dan memuaskan diri sendiri. Tanpa peduli yang lain, katanya. Ia mengatakan, esok hari semua umat akan diingatkan bahwa ketika Tuhan hendak naik ke Surga, harus diinformasikan. Bahkan di dalam Injil Markus yang nanti jadi acuan ayat Alkitab-nya itu perintah, Tuhan katakan pergi dan beritakan, ucapnya.
Bagi Pendeta Ruben, pesan dari Tuhan sudah sangat jelas, menjaga tradisi sangat penting, disamping Natal dan Paskah. Hari Kenaikan (Yesus) penting, bentuk edukasi kepada umat, salah satunya ibadah, katanya. Jadi yang pentingnya bukan hanya lahir dan matinya saja. Tetapi dia juga ke Surga, jadi hanya Misa saja, ucapnya.
Baik Gereja Katedral Jakarta dan Gereja Immanuel sama-sama mempercantik dengan berhias ornamen sederhana. Sementara untuk pengamanan, akan melibatkan personel gabungan dari TNI-Polri, hingga satpol PP dan pengamanan internal gereja.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan