Media Kampung – Sebanyak 59 personel Polri dan satu warga sipil menerima penghargaan atas kontribusi mereka dalam menjaga keamanan di Situbondo pada 27 April 2026.

Upacara penghargaan dilaksanakan secara langsung oleh Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie pada saat apel di Lapangan Indoor Mapolres Situbondo.

Kapolres Bayu menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas prestasi, dedikasi, dan kinerja personel serta warga yang berperan aktif dalam menciptakan situasi aman.

Ia menambahkan, “Reward ini adalah bentuk penghargaan atas prestasi dan kinerja personel juga masyarakat yang mendukung Polri dalam menjaga keamanan,” saat menyampaikan pidatonya.

Penghargaan mencakup 59 anggota Polri yang beroperasi di berbagai bidang, mulai dari penyidikan, pencegahan, hingga operasi khusus.

Salah satu penerima adalah Kapolsek Banyuglugur, AKP Teguh Santoso, yang berhasil mengungkap kasus penyerobot jalan raya (curanmor) di wilayahnya.

Kasat Samapta, IPTU Rachman Fadli Kurniawan, juga dianugerahi karena berhasil membongkar jaringan petasan dan judi ilegal.

Kasat Narkoba, IPTU Tatang Purwohardi, menerima penghargaan atas pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan beberapa remaja setempat.

AIPTU Tri Leksono mendapat pengakuan karena mengungkap beberapa kasus kriminal di Besuki, termasuk pencurian kendaraan bermotor.

AIPDA Haris Ramadon dipuji karena berhasil menangkap pelaku pencurian hewan, sebuah kejahatan yang mengancam peternakan lokal.

AIPTU Sigid Hermawan diberikan penghargaan atas inovasi “Khobiling” (Khotib Bilal Keliling) yang membantu penyebaran informasi keagamaan secara efektif.

AIPTU Hendryk Mifrianto dihormati karena dedikasinya dalam melaksanakan tugas di fungsi Bagops, meningkatkan koordinasi operasional wilayah.

Selain personel, penghargaan khusus diberikan kepada tokoh masyarakat, Haji Ismail, yang aktif membantu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban.

Haji Ismail menyatakan, “Kami sebagai warga merasa terhormat. Bagi saya, membantu kepolisian menjaga keamanan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama agar Situbondo tetap aman dan nyaman untuk semua.”

Penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi anggota Polri lainnya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres Bayu menutup acara dengan doa, berharap Allah Subhanahu Wa Ta’ala selalu memberikan bimbingan dan perlindungan dalam melanjutkan pengabdian.

Acara tersebut dihadiri oleh pejabat kepolisian setempat, perwakilan pemerintah daerah, serta warga yang antusias.

Data resmi menunjukkan bahwa selama semester pertama tahun 2026, sebanyak 59 personel dan satu warga menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi pimpinan.

Setiap penerima diberikan medali, piagam, serta sertifikat yang mencerminkan nilai integritas dan profesionalisme.

Penghargaan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam upaya pencegahan kejahatan.

Penghargaan serupa biasanya diberikan pada akhir tahun, namun Kapolres memutuskan untuk melakukannya lebih awal sebagai respons terhadap peningkatan kasus keamanan.

Kasus Curanmor yang diungkap oleh AKP Teguh Santoso melibatkan lebih dari 30 kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas di wilayah Banyuglugur.

Kasus petasan dan judi yang berhasil dibongkar oleh IPTU Rachman Fadli Kurniawan melibatkan jaringan yang tersebar di tiga kecamatan.

Penyelidikan narkoba yang dipimpin oleh IPTU Tatang Purwohardi menemukan 12 kilogram narkotika jenis sabu dalam satu operasi tersembunyi.

Inovasi “Khobiling” yang diprakarsai oleh AIPTU Sigid Hermawan meningkatkan partisipasi warga dalam kegiatan keagamaan hingga 40% lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.

Dedikasi AIPTU Hendryk Mifrianto dalam fungsi Bagops menghasilkan peningkatan respons cepat terhadap laporan kejahatan sebesar 15%.

Haji Ismail, yang menerima penghargaan khusus, merupakan tokoh panitia keamanan lingkungan selama tiga tahun terakhir.

Ia juga aktif mengorganisir ronda malam dan program penyuluhan keamanan di desa-desa sekitar Situbondo.

Kapolres Bayu menegaskan bahwa kolaborasi antara aparat keamanan dan warga merupakan kunci utama menciptakan lingkungan yang kondusif.

Ia menambahkan, “Semoga penghargaan ini dapat memotivasi seluruh anggota untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” dalam sambutannya.

Keberhasilan penghargaan ini mencerminkan upaya Polri Situbondo dalam meningkatkan profesionalisme serta transparansi dalam penegakan hukum.

Penghargaan yang diberikan diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengimplementasikan program serupa.

Dengan adanya penghargaan, diharapkan tingkat kejahatan di Situbondo dapat menurun secara signifikan pada semester berikutnya.

Seluruh pihak menantikan laporan lanjutan mengenai dampak positif penghargaan terhadap kinerja operasional kepolisian di wilayah tersebut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.