Media Kampung – 15 April 2026 | Rutan Kelas IIB Kabupaten Situbondo menggelar aksi donor darah dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, menandai langkah konkret lembaga pemasyarakatan dalam berkontribusi pada kesehatan masyarakat. Acara yang berlangsung pada Rabu, 15 April 2026, melibatkan petugas, narapidana, dan peserta magang nasional.
Kepala Rutan, Suwono, menegaskan bahwa kegiatan donor darah merupakan wujud kepedulian sosial serta tanggung jawab moral terhadap kebutuhan darah di wilayah Situbondo. Ia menambahkan, “Kami menggelar kegiatan sosial berupa donor darah, sebagai wujud kepedulian kami terhadap masyarakat yang membutuhkan donor darah.”
Kegiatan ini dilaksanakan berkat kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) setempat, yang menyediakan tim medis, perlengkapan sterilis, dan prosedur standar operasional. Selain petugas penjara, lebih dari seratus relawan termasuk narapidana yang berada dalam program reintegrasi turut berpartisipasi.
Seluruh proses donor mengikuti protokol kesehatan ketat, mulai dari skrining awal, pemeriksaan tekanan darah, hingga penyerapan darah oleh tenaga medis berlisensi. Tidak ada komplikasi serius tercatat, menunjukkan pelaksanaan yang aman dan terkontrol.
Donor darah yang dilakukan di dalam lingkungan pemasyarakatan memberikan manfaat ganda: mengurangi kekurangan stok darah di rumah sakit setempat dan memperkuat rasa solidaritas di antara narapidana dan petugas. Setetes darah yang disumbangkan dianggap sangat berharga bagi pasien yang membutuhkan transfusi.
Kepala Rutan juga berharap aksi ini dapat menumbuhkan semangat kepedulian serta nilai kemanusiaan di antara seluruh jajaran, termasuk narapidana yang sedang menjalani program pembinaan. Ia menyatakan, “Kami ingin menumbuhkan semangat kepedulian dan solidaritas di antara seluruh jajaran. Setetes darah yang kita sumbangkan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan.”
Selain dampak sosial, kegiatan donor darah menjadi sarana mempererat kebersamaan antar unit penjara, meningkatkan kepercayaan publik, serta menegaskan peran positif institusi pemasyarakatan dalam pembangunan komunitas. Hal ini sejalan dengan visi Rutan Situbondo untuk menjadi lembaga yang tidak hanya mengelola pemasyarakatan, tetapi juga aktif berkontribusi pada kesejahteraan umum.
Data sementara menunjukkan bahwa lebih dari 80 kantong darah berhasil terkumpul, yang diharapkan dapat memenuhi sebagian kebutuhan stok darah di rumah sakit Situbondo selama beberapa minggu ke depan. PMI berjanji akan menyalurkan hasil donor ke fasilitas medis yang paling membutuhkan.
Kegiatan ini juga memperkuat citra Rutan sebagai institusi yang peduli dan responsif, menurunkan stigma negatif yang sering melekat pada lembaga pemasyarakatan. Dengan menampilkan aksi kemanusiaan, Rutan berupaya menegaskan bahwa rehabilitasi narapidana dapat bersinergi dengan pelayanan publik.
Hari Bakti Pemasyarakatan diperingati secara nasional setiap 15 April, menandai hari lahir Lembaga Pemasyarakatan dan mengajak seluruh jajaran untuk meningkatkan kualitas layanan serta kontribusi sosial. Berbagai rumah tahanan di Indonesia menggelar program serupa, mulai dari pelatihan keterampilan hingga kampanye kesehatan.
Kepala Rutan Suwono mengindikasikan rencana melanjutkan program donor darah secara berkala, terutama menjelang periode krisis darah nasional yang diperkirakan akan meningkat pada akhir tahun. Ia menutup dengan harapan, “Semoga donor darah yang kami lakukan bisa membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Situbondo sekaligus memperkuat citra positif pemasyarakatan sebagai institusi yang tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.”
Aksi donor darah di Rutan Kelas IIB Situbondo dinyatakan selesai dengan lancar, tanpa insiden, dan hasilnya telah diterima oleh PMI untuk distribusi lebih lanjut. Kegiatan ini menegaskan komitmen berkelanjutan penjara dalam mendukung kebutuhan kesehatan masyarakat setempat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan