Media Kampung – Warga Jakarta Timur kini merasakan manfaat langsung dari program toren gratis yang disalurkan oleh PAM Jaya sebagai bagian dari persiapan menyambut 500 tahun Jakarta pada 22 Juni 2027. Program ini bertujuan memberikan cadangan air bersih yang dapat diandalkan bagi rumah tangga di beberapa wilayah ibu kota.

Di Pulogebang, Jakarta Timur, Febri Arianto merasa lega dengan hadirnya toren air berwarna cerah di atas rumahnya. Meski pasokan air perpipaan selama ini cukup lancar, keberadaan toren memberikan rasa aman karena air selalu tersedia kapanpun dibutuhkan. Ia menyampaikan, “Alhamdulillah sekarang enak jadi ada cadangan air,” saat ditemui pada 14 Mei 2026.

PAM Jaya menargetkan cakupan layanan air perpipaan mencapai 100 persen pada 2029. Tidak hanya membangun jaringan pipa dan instalasi pengolahan air, program ini juga memastikan warga memiliki tempat penyimpanan air yang aman di rumah masing-masing. Pulogebang menjadi wilayah terbaru yang menerima 357 toren gratis, melengkapi distribusi sebelumnya di beberapa lokasi seperti Padamulya, Kamal, Angke, dan Tugu Utara.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menjelaskan bahwa toren merupakan solusi jangka pendek untuk wilayah dengan tekanan air rendah. Toren juga berfungsi sebagai cadangan penting saat pasokan air menurun pada jam-jam sibuk. Ia mengingatkan warga untuk rutin membersihkan toren minimal dua minggu sekali agar kualitas air tetap terjaga dan menghindari risiko kotoran maupun jentik nyamuk.

Program ini juga memberikan dampak sosial yang signifikan, terutama bagi ibu rumah tangga di Muara Angke, Jakarta Utara. Salah satu penerima, Ibu Lilis, mengungkapkan bahwa sebelum mendapat toren gratis, ia harus membeli air gerobak dengan biaya sekitar Rp700 ribu per bulan. Kini, dengan adanya toren, beban biaya dan kekhawatiran mengenai ketersediaan air berkurang drastis. “Saya merasa terbantu sekali dapat toren ini,” ujarnya dengan penuh haru.

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menyatakan kebutuhan toren masih tinggi di berbagai daerah dan berharap program ini dapat terus diperluas untuk menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan. Hingga saat ini, sekitar 1.000 toren telah didistribusikan di lima wilayah Jakarta, dengan target mencapai 5.000 unit sepanjang tahun 2026.

Program toren gratis ini bukan hanya soal penyediaan fasilitas air bersih, tetapi juga memberikan ketenangan dan harapan baru bagi keluarga yang selama ini menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air. Bagi banyak warga seperti Febri dan Lilis, toren tersebut menjadi simbol perhatian pemerintah dalam menjaga kebutuhan dasar mereka menjelang perayaan 500 tahun Jakarta.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.