Media Kampung – Distribusi minyak goreng Minyakita di pasar Pon Jombang berjalan lancar, memastikan stok aman dan harga tetap stabil bagi konsumen pada Rabu (6/5). Penyaluran ini dilakukan oleh Perum Bulog kantor cabang Mojokerto yang menyalurkan minyak kepada 18 pedagang setempat.

Setiap pedagang menerima alokasi sekitar 600 liter Minyakita, sehingga total pasokan mencapai sekitar 10.800 liter yang tersebar merata di seluruh lapak pasar Pon. Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan harian warga Jombang dan mencegah kelangkaan yang sering menimbulkan lonjakan harga.

“Kami memastikan distribusi Minyakita di wilayah kerja berjalan lancar. Dengan pasokan yang terjaga, stok aman dan harga tetap stabil sehingga kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” ujar Muhammad Husin, Pimpinan Bulog cabang Mojokerto saat dikonfirmasi. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen Bulog dalam menjaga ketersediaan bahan pokok.

Bulog, sebagai lembaga logistik negara, berperan sebagai perantara antara produsen minyak goreng dan pasar akhir, mengatur alur masuk barang serta mengontrol volume yang didistribusikan. Melalui mekanisme penyaluran terpusat, Bulog dapat mengantisipasi fluktuasi pasar dan menstabilkan harga jual eceran.

Pedagang M. Amin mengaku tidak lagi mengalami kesulitan mendapatkan pasokan, menambahkan, “Alhamdulillah pasokan lancar, stok aman. Pembeli juga lebih tenang karena harga relatif stabil.” Pengalaman positif pedagang ini mencerminkan dampak langsung kebijakan distribusi yang terkoordinasi.

Para pembeli di pasar Pon melaporkan rasa aman karena tidak harus beralih ke sumber alternatif yang biasanya lebih mahal. Mereka menyatakan bahwa harga Minyakita yang stabil membantu menekan total belanja bulanan, terutama bagi rumah tangga dengan pendapatan terbatas.

Minyak goreng merupakan komoditas strategis yang mempengaruhi inflasi makanan, sehingga pemerintah menaruh perhatian khusus pada stabilitas pasokannya. Ketersediaan Minyakita yang memadai di Jombang berkontribusi pada upaya nasional menjaga harga pangan tetap terjangkau.

Bulog berjanji akan terus memantau distribusi di lapangan, melakukan koordinasi dengan pihak pasar, pedagang, serta dinas terkait untuk memastikan tidak ada gangguan. Pengawasan berkelanjutan ini termasuk inspeksi rutin terhadap stok dan penyesuaian alokasi bila diperlukan.

Ke depannya, Bulog berencana memperluas jangkauan penyaluran Minyakita ke daerah tetangga yang juga menghadapi tekanan harga, sambil tetap menjaga kualitas produk. Langkah ini diharapkan dapat menambah rasa percaya publik terhadap kebijakan stabilisasi pangan.

Hingga saat ini, kondisi distribusi Minyakita di Jombang tetap stabil, stok aman, dan harga tidak mengalami perubahan signifikan, menandakan keberhasilan upaya bersama antara Bulog, pedagang, dan konsumen dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.