Media Kampung – Pemerintah Kabupaten Jember dan Kota Jinhua, Provinsi Zhejiang, Tiongkok, sepakat memperkuat kerja sama strategis melalui pembentukan hubungan Sister City. Fokus utama pembahasan meliputi perluasan akses pasar produk unggulan Jember, seperti kopi dan kakao, ke Tiongkok serta peningkatan investasi.

Wakil Ketua Komite Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok (CPPCC) Kota Jinhua, Yang Jianming, menyatakan bahwa Jinhua merupakan pusat perdagangan internasional yang telah menjalin hubungan dagang dengan 233 negara. Ia menilai produk kopi dan kakao Jember memiliki potensi besar untuk dipasarkan melalui Pasar Komoditas Internasional Yiwu, pusat distribusi komoditas kecil terbesar di dunia.

“Kami berharap produk-produk unggulan khas Jember seperti kopi dan kakao dapat memanfaatkan platform internasional Yiwu untuk memasuki pasar Tiongkok secara lebih luas,” ujar Yang Jianming saat pertemuan di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa (2/6/2026).

Selain perdagangan, Jinhua mendorong peningkatan investasi di Jember, termasuk memperkuat kerja sama industri yang sudah berjalan dengan perusahaan asal Tiongkok. Delegasi Jinhua juga menawarkan akses ke kawasan perdagangan bebas dan berikat komprehensif bagi pelaku usaha Jember.

Di bidang pendidikan, kedua daerah berpeluang memperluas kerja sama antarperguruan tinggi dan lembaga pendidikan vokasi. Jinhua membuka peluang pembentukan platform pelatihan keterampilan dan pertukaran generasi muda. “Jinhua memiliki sejarah pemerintahan lebih dari 2.200 tahun, terkenal dengan tradisi akademik yang kuat. Saat ini terdapat 11 perguruan tinggi di Jinhua, termasuk Universitas Normal Zhejiang dan Jinhua Polytechnic,” tambah Yang Jianming.

Kerja sama budaya dan pariwisata juga dibahas untuk mempererat hubungan antarmasyarakat melalui program pertukaran budaya, pendidikan, dan kepemudaan. Delegasi Jinhua mengundang Pemkab Jember berpartisipasi dalam Pameran Pertukaran Kota Persahabatan Internasional Provinsi Zhejiang di Kota Yiwu pada November 2026. Pameran tersebut diikuti lebih dari 100 kota dari berbagai negara dan menjadi ajang promosi kota, perdagangan internasional, serta pertukaran budaya.

Pertemuan ini ditandai dengan penandatanganan notulen perundingan pembentukan hubungan Sister City sebagai langkah awal penguatan kerja sama kedua daerah di masa mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.