Media Kampung – Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi mencatat lonjakan jumlah penumpang hingga mencapai 98 ribu selama libur panjang akhir pekan atau long weekend pada pertengahan Mei 2026. Lonjakan tersebut terjadi akibat meningkatnya aktivitas masyarakat yang menyeberang ke Pulau Bali maupun kembali ke Pulau Jawa melalui jalur Ketapang-Gilimanuk.
Data dari ASDP Indonesia Ferry (Persero) menunjukkan selama periode 13 hingga 17 Mei 2026, tercatat sebanyak 26.258 kendaraan roda empat dan kendaraan besar yang melintasi pelabuhan tersebut. Kenaikan volume kendaraan dan penumpang ini menimbulkan antrean panjang di beberapa titik menuju pelabuhan, terutama didominasi oleh kendaraan pribadi, bus pariwisata, serta truk pengangkut logistik.
Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya minat masyarakat dalam memanfaatkan momentum long weekend untuk berlibur ke Bali atau kembali ke Pulau Jawa. Kondisi kepadatan arus kendaraan mulai tampak sejak hari Rabu dan mencapai puncaknya pada Kamis, 14 Mei 2026, yang merupakan hari pertama libur panjang. Penumpang meningkat 47,1 persen dan kendaraan naik sekitar 25,1 persen dibandingkan dengan hari biasa.
Selain kendaraan pribadi, arus logistik juga tetap tinggi dengan truk pengangkut kebutuhan pokok dan distribusi barang yang terus beroperasi menyeberang Selat Bali. Tidak hanya arus penyeberangan dari Ketapang ke Gilimanuk, arah sebaliknya pun mengalami kenaikan signifikan. Dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang, tercatat 90.759 penumpang dan 26.317 kendaraan, naik 33,2 persen untuk penumpang dan 11,4 persen untuk kendaraan dibanding hari normal.
Situasi ini menandai tingginya mobilitas masyarakat selama long weekend dan menunjukkan peran penting Pelabuhan Ketapang sebagai jalur utama penyeberangan antar pulau. Pihak ASDP terus mengupayakan pengelolaan arus lalu lintas agar proses penyeberangan tetap lancar dan aman bagi para pengguna jasa di tengah lonjakan volume penumpang dan kendaraan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan