Media Kampung – Seekor piton masuk kandang bebek di Dusun Krajan, Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, menyebabkan satu ekor bebek hilang dan memicu kepanikan warga setempat.

Insiden terjadi pada Minggu, 3 Mei 2026 sekitar pukul 14.30 WIB ketika pemilik kandang menemukan jejak serpihan bebek yang hilang dan melihat gerakan mencurigakan di sekitar saluran pembuangan.

Pemeriksaan lebih lanjut mengungkap keberadaan ular piton yang menyembunyikan diri di dalam pipa saluran air, sementara bebek yang dipangsa tidak ditemukan kembali.

Mengetahui potensi bahaya, warga segera melaporkan kejadian ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi, yang mencatat laporan pada pukul 14.30 WIB.

Tim rescue Regu Brama 3 menyiapkan peralatan khusus dan berangkat ke lokasi hanya lima menit setelah laporan diterima, menandakan respons cepat pihak berwenang.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Ir. Edy Supriyono, menjelaskan, “Petugas menemukan ular piton bersembunyi di dalam pipa saluran sempit, posisi sulit dijangkau sehingga harus sangat hati-hati.”

Dengan menggunakan penjepit, pengait, sarung tangan tebal, dan senter, tim berhasil mengamankan ular tanpa menimbulkan cedera pada petugas maupun warga sekitar.

Proses evakuasi selesai sekitar pukul 15.30 WIB; ular piton kemudian diamankan dan dibawa ke markas Damkarmat Banyuwangi untuk dipelihara sementara sebelum dilepas kembali ke habitat alaminya.

Ir. Edy menambahkan, keberadaan kandang ternak sering menjadi magnet bagi ular liar karena menyediakan sumber makanan yang mudah, khususnya pada musim hujan ketika hewan peliharaan lebih banyak berada di area terbuka.

Dia mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, menutup akses saluran air, serta membersihkan semak dan sisa pakan yang dapat menarik perhatian reptil predator.

Setelah pemeriksaan akhir, tim Damkarmat memastikan ular piton dalam kondisi sehat dan direncanakan akan dilepas di area hutan lindung sekitar Banyuwangi pada pekan berikutnya, sementara korban bebek tetap menjadi kehilangan yang menyedihkan bagi pemiliknya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.