Media Kampung – Presiden Prabowo Subianto mengundang enam menteri ke kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Senin (15/6/2026) malam. Pertemuan itu berlangsung di tengah aksi demonstrasi mahasiswa yang masih berlanjut di berbagai titik, termasuk di depan Gedung DPR RI dan kawasan Monas.
Enam menteri yang hadir antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Sosial, Menteri Pendidikan, dan Menteri Kesehatan. Belum ada pernyataan resmi mengenai agenda pertemuan tersebut.
Sementara itu, aksi unjuk rasa mahasiswa terus bergulir sejak pagi hari. Di Surabaya, Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat menggelar demo di depan Gedung Negara Grahadi dengan delapan tuntutan, termasuk pencabutan UU Polri dan UU TNI serta evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di Jakarta, mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) membubarkan diri setelah bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres. Mereka mengancam akan kembali berdemo jika tuntutan tidak direspons dalam 5×24 jam.
Di depan Gedung DPR RI, massa BEM SI Kerakyatan Jakarta memasang karangan bunga sindiran bertuliskan “Selamat atas kegagalan Prabowo-Gibran” dan “Selamat atas gagalnya kinerja DPR RI”. Mereka mendesak presiden dan wakil presiden mundur, menurunkan harga BBM, menyediakan pendidikan gratis, serta mengevaluasi total program MBG.
Aksi mahasiswa UBK di Patung Kuda juga menyoroti dugaan korupsi di Badan Gizi Nasional dan kebiasaan Presiden yang sering melakukan kunjungan luar negeri. Massa tidak diizinkan mendekati Istana Merdeka, yang dinilai sebagai bentuk pembatasan ruang aspirasi.
Hingga pukul 19.15 WIB, massa aksi di Monas mulai membubarkan diri dan arus lalu lintas di Jalan Merdeka Selatan kembali normal. Namun, gelombang protes diprediksi masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan