Media Kampung – Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald A. Sinaga atau yang akrab disapa Bro Ron, mengalami luka robek di pelipis setelah dipukuli dua pria tak dikenal di kantor firma hukum MPP, Menteng, Jakarta pada 4 Mei 2026.

Bro Ron berada di kantor MPP pada sore hari untuk mendampingi karyawan PT SKS dalam sebuah audiensi yang dipicu oleh aksi karyawan di depan gedung, menurut laporan mediakampung.com.

Pukul 18.00 WIB tiga pria yang mengaku sebagai pengamanan kantor muncul dan memerintahkan semua orang keluar; setelah terjadi adu mulut, mereka dipukul mundur oleh anggota Polsek Menteng yang sudah berada di lokasi.

Namun sekitar 15 menit kemudian ketiga pria kembali naik ke lantai empat dan satu di antara mereka, berpakaian hitam, menampar wajah Bro Ron dengan keras.

Pukulan tersebut menyebabkan robekan pada pelipis mata kanan Bro Ron, luka yang belum sempat dijahit dan hanya dibalut dengan kasa; darah terus mengalir sehingga kain kasa berubah merah pada pagi harinya.

Setelah kejadian, Bro Ron dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk penanganan awal, namun dokter memutuskan tidak menjahit luka karena harus melanjutkan pemeriksaan visum dan ia kembali ke Polsek Menteng untuk proses penyelidikan.

Bro Ron mengonfirmasi kepada mediakampung.com, “Semalam tidak jahit di RSCM setelah visum karena langsung balik ke Polsek untuk pemeriksaan. Pagi ini kasa sudah merah semua, ini mau ke RS lagi untuk jahit pelipis mata.”

Kapolsek Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan, “Benar ada kejadian seperti di video. Pak Ronald sudah membuat laporan Polisi,” dan menambah bahwa dua tersangka telah diamankan serta laporan resmi sedang diproses.

Ronald Aristone Sinaga lahir di Ujung Pandang, Sulawesi Selatan, dan memulai karier sebagai pengusaha serta content creator sebelum terjun ke dunia media di Trans7 dan NET TV, serta kemudian bergabung dengan PSI pada 2024 sebagai calon legislatif Jawa Barat V.

Di dunia politik, Bro Ron dikenal vokal mengkritik dugaan penyelewengan dana Program Indonesia Pintar (PIP), terutama kasus di Karawang pada Februari 2025, yang meningkatkan profil publiknya.

Menurut mediakampung.com, Bro Ron berencana kembali ke rumah sakit pada sore hari berikutnya untuk menjahit luka pelipis, sementara pihak kepolisian melanjutkan penyelidikan terhadap tiga pria yang terlibat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.