Media Kampung – Zeiniye menegaskan tekad mengembalikan kejayaan PPP Situbondo dalam Musyawarah Cabang pada 30 April 2026, menjanjikan kebangkitan partai di tingkat daerah.

Usulan kepemimpinan kembali sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Situbondo periode 2026-2030 muncul setelah dua periode sukses memimpin.

Selama masa jabatannya, PPP berhasil memenangkan Pilkada 2020 bersama Karna Suwandi dan Ny. Khoirani, serta Pilkada 2024 mengusung pasangan Rio-Ulfi.

Keberhasilan tersebut menjadikan PPP sebagai pemenang sekaligus Ketua DPRD di kabupaten tersebut.

Zeiniye menyatakan, “Jika terpilih kembali, saya akan mengembalikan kejayaan PPP di masa lalu yang pernah menjadi pemenang dan Ketua DPRD.”

Ia menegaskan bahwa kondisi politik nasional tidak menghalangi DPC PPP Situbondo untuk meraih target 15 kursi pada Pemilu 2029.

Optimisme partai didukung oleh kekompakan kader yang telah menancapkan dukungan hingga tingkat akar rumput.

Zeiniye menyoroti pergeseran politik dari idealisme ke pragmatisme, menekankan kebutuhan dana yang sangat besar.

Namun, ia menambahkan bahwa fundraising saja tidak cukup; kehadiran PPP harus menjadi solusi atas persoalan masyarakat yang semakin kompleks.

Ia menekankan peran nyata kader di legislatif dan eksekutif untuk menjawab kebutuhan warga, termasuk wakil eksekutif Mbak Ulfi dan perwakilan DPRD.

Zeiniye mengharapkan bimbingan Majelis Musyawarah untuk menjalankan amanah dengan baik.

Ia mengajak seluruh ketua partai politik yang hadir untuk bersatu demi membangun Situbondo.

“Mari bergandengan tangan, karena di Situbondo kita dibesarkan, dididik, dan di Situbondo kita berkhidmat,” ujarnya dalam pidato.

Zeiniye menegaskan bahwa pengabdian di PPP bukan sekadar mengejar kekuasaan, melainkan melanjutkan perjuangan KHR Achmad Fawaid As’ad yang menjadi simbol kejayaan partai di daerah.

Acara Muscab dihadiri oleh KH Jaiz Badri Masduki selaku Majelis Syariah, Prof. Dr. KH. Nawawi Tabrani, KH Hanif Makki sebagai Majelis Pakar, serta KH Mujahid Ansori dari Majelis Syariah DPW Jawa Timur.

Selain itu, 17 Pengurus Anak Cabang (PAC) dan seluruh ketua partai politik daerah turut hadir sebagai saksi dukungan.

Kehadiran tokoh agama menegaskan peran moral dalam strategi politik PPP Situbondo.

Zeiniye menegaskan bahwa strategi partai tidak hanya berfokus pada kampanye, melainkan pada pembangunan ekonomi lokal.

Ia menyoroti pentingnya kolaborasi antara kader legislatif, eksekutif, dan masyarakat sipil untuk menciptakan kebijakan yang berkelanjutan.

Dalam konteks pemilu 2029, PPP Situbondo menargetkan peningkatan suara di semua kecamatan.

Target tersebut diproyeksikan melalui program pemberdayaan UMKM, pelatihan kepemimpinan, dan peningkatan infrastruktur dasar.

Zeiniye menambahkan bahwa partai akan memperkuat jaringan relawan untuk memperluas jangkauan informasi politik.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dana kampanye untuk menghindari penyalahgunaan sumber daya.

Kehadiran Majelis Musyawarah menjadi momentum penting untuk memperbaharui visi dan misi PPP Situbondo.

Zeiniye menutup pertemuan dengan ajakan agar semua elemen politik di Situbondo menjunjung tinggi semangat kebersamaan.

Ia berharap langkah-langkah ini akan mengembalikan kejayaan PPP yang pernah menguasai puncak politik daerah.

Dengan dukungan massa dan jaringan kader akar rumput, PPP Situbondo menatap masa depan yang lebih kuat.

Acara berakhir dengan doa bersama dan penegasan komitmen untuk melaksanakan program-program yang telah direncanakan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.