Media Kampung – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 118 gempa susulan telah mengguncang Palu, Sulawesi Tengah, pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengingatkan bahwa gempa susulan masih berpotensi terjadi dalam satu pekan ke depan.
“Mungkin saja dalam satu minggu ini fenomena gempa susulan yang kekuatannya atau bisa dirasakan secara signifikan oleh masyarakat itu akan tetap terjadi karena ada peluruhan energi,” ujar Muhari dalam konferensi pers secara daring, Rabu (17/6/2026).
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak terburu-buru kembali ke rumah sebelum memastikan kondisi bangunan aman. Warga diminta memeriksa adanya retakan besar atau kerusakan struktur, seperti dinding roboh atau pergeseran kuda-kuda atap.
“Kalau ada retakan atau ada kerusakan struktur, dinding roboh misalkan, atau diperiksa masing-masing kondisi dudukan kaki-kaki atap, kuda-kuda atap rumah, kalau ada yang bergeser akibat gempa kemarin, mungkin sebaiknya segera dilaporkan kepada BPBD setempat atau personel desa setempat untuk bisa mendapatkan penanganan dan dukungan lebih lanjut,” jelas Muhari.
BNPB terus berkoordinasi dengan BMKG dan BPBD setempat untuk penanganan dampak gempa. Hingga saat ini, tercatat satu korban jiwa di Kabupaten Sigi, serta 1.834 kepala keluarga terdampak. Korban luka ringan mencapai 73 jiwa dan luka berat 3 jiwa.
“Untuk fatalitas, sejauh ini dari data yang sudah dikumpulkan bersama-sama dengan BPBD dan tim tanggap darurat dan reaksi cepat di daerah, ada satu korban jiwa meninggal dunia di Kabupaten Sigi. Untuk itu, posko darurat dan penanganan intensif memang kita pusatkan di Kabupaten Sigi,” tutur Muhari.
Sebaran terdampak meliputi Kabupaten Sigi (1.813 KK), Parigi Moutong (21 KK), serta beberapa luka ringan di Kota Palu dan Poso. Bantuan dan fasilitas penanganan sudah tiba di lokasi, sementara data kerusakan terus diperbarui untuk penanganan yang lebih tepat sasaran.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




