Media Kampung – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,3 mengguncang wilayah Mindanao, Filipina, pada Senin (15/6/2026) sore. Guncangan terasa hingga sejumlah daerah di Sulawesi Utara, namun tidak berpotensi tsunami.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan episenter gempa berada di laut pada koordinat 5,99° Lintang Utara dan 126,83° Bujur Timur, sekitar 143 kilometer utara Pulau Karatung, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Kedalaman gempa mencapai 93 kilometer, termasuk dalam kategori gempa menengah.
Berdasarkan analisis BMKG, gempa ini terjadi akibat aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina. Mekanisme sumber menunjukkan pergerakan geser naik (oblique thrust fault). Guncangan dirasakan dengan skala intensitas III MMI di wilayah Rainis, Miangas, Naha, Tahuna, Melonguane, dan Beo.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya, menegaskan gempa ini bukan merupakan gempa susulan dari gempa M 7,7 yang terjadi pada Senin (8/6/2026). Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan