Media Kampung – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi rentetan gempa dangkal yang mengguncang wilayah Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Sabtu (13/6) malam. Empat kali gempa dengan magnitudo bervariasi antara 3,1 hingga 4,5 tercatat terjadi dalam waktu berdekatan, memicu kewaspadaan masyarakat setempat.
Guncangan pertama terjadi pukul 22.02 WITA dengan magnitudo 3,2 pada kedalaman 42 kilometer. Disusul gempa kedua pukul 22.30 WITA bermagnitudo 3,1 di kedalaman 10 kilometer. Guncangan terbesar mencapai magnitudo 4,5 pada pukul 22.45 WITA, berpusat di koordinat 5.30 Lintang Utara dan 125.30 Bujur Timur, sekitar 188 kilometer barat laut Tahuna dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa keempat atau terakhir terjadi pukul 23.32 WITA dengan magnitudo 3,1 pada kedalaman 10 kilometer.
BMKG melalui akun media sosial X (infoBMKG) mengonfirmasi bahwa seluruh gempa tidak berpotensi tsunami. Meskipun demikian, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan adanya getaran susulan.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat rangkaian gempa tersebut. BMKG terus memantau perkembangan aktivitas seismik di wilayah Sangihe dan sekitarnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan