Media Kampung – Seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) harus menjalani observasi medis setelah tertimpa reruntuhan bangunan saat bertugas membantu proses pembongkaran gedung lama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta di Cililitan, Jakarta Timur, pada Sabtu (6/6/2026). Petugas tersebut awalnya dikerahkan untuk menyemprotkan air guna menekan debu selama pembongkaran, namun nahas, salah satu kolom bangunan roboh dan menghantam kendaraan operasional Damkar.

Humas DLH DKI Jakarta, Yogi Ikhwan, menjelaskan insiden terjadi saat proses pembongkaran gedung lama di Jalan Mandala V, Kelurahan Cililitan. “Pada saat proses pembongkaran berlangsung, salah satu tiang kolom bangunan lama roboh dan mengenai kendaraan operasional Damkar yang berada di sekitar area kegiatan,” ujar Yogi dalam keterangannya, Minggu (8/6/2026).

Di dalam kendaraan tersebut terdapat dua petugas Damkar. Salah satu di antaranya terdampak dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Polri. “Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, termasuk CT Scan, kondisi petugas saat ini stabil. Sesuai prosedur medis, yang bersangkutan masih menjalani observasi selama 24 jam untuk memastikan kondisi kesehatannya tetap baik,” lanjut Yogi.

Warga sekitar, Sukidi (41), menceritakan detik-detik kejadian. Ia mendengar suara keras sebelum bangunan roboh. “Keras, suara keras. Bruk!” katanya. Kepulan debu sempat menutupi area sekitar hingga jarak pandang terganggu. Warga lain, Rapi (67), juga merasakan getaran saat insiden tersebut.

Mobil Damkar yang mengalami kerusakan pada bagian depan berhasil dievakuasi pada Sabtu malam setelah dua unit ekskavator dipindahkan dari area pembongkaran. Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, memastikan situasi telah aman terkendali dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. DLH DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan Damkar dan tenaga medis untuk memantau kondisi petugas.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.