Media Kampung – Polres Trenggalek meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Dusun Kojan, Desa Jombok, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, pada Selasa, 26 Mei 2026. Jembatan ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi desa dengan memperlancar akses dan mobilitas warga.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki didampingi Ketua Cabang Bhayangkari Trenggalek Ny. Titik Ridwan. Turut hadir Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Trenggalek, Forkopimca, serta tiga pilar desa setempat.

AKBP Ridwan menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan inisiatif jajaran Polres Trenggalek Polda Jatim yang berkolaborasi dengan masyarakat dan pemerintah desa. “Jembatan Merah Putih Presisi ini untuk membantu aksesbilitas dan mobilitas warga sehingga bisa turut menggerakkan roda ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujarnya saat peresmian.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah aktif membantu sehingga pembangunan rampung tepat waktu. Penamaan ‘Merah Putih’ memiliki nilai filosofi tinggi, melambangkan persatuan dan kesatuan. “Jadi di tempat ini, kita berharap antar warga bisa bersatu dan terhubung satu sama lain. Jembatan ini memudahkan kita semua untuk bisa bersilaturahmi, bergotong royong, maupun mempermudah kegiatan ekonomi,” tutur AKBP Ridwan.

Kapolres meminta warga merawat jembatan dengan baik agar manfaat ekonomi dan sosial tetap optimal serta usia pakai lebih panjang. Kepala Desa Jombok, Nursalim, menuturkan bahwa sebelum jembatan dibangun, warga harus berjalan memutar cukup jauh. Kini, jarak tempuh terpangkas hingga 4 kilometer dan waktu perjalanan dihemat sekitar 20 menit. “Kami mewakili masyarakat Dusun Kojan menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Trenggalek yang telah menginisiasi pembangunan jembatan Merah Putih Presisi ini,” ungkapnya.

Jembatan memiliki panjang 10 meter, lebar 1 meter, dan tinggi 3,5 meter dengan bentang sungai selebar 5 meter. Biaya pembangunan sekitar Rp45 juta berasal dari kemitraan bantuan Polres Trenggalek dan swadaya masyarakat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.