Media Kampung – Pemerintah Kota Surabaya kembali menjadi sorotan positif dengan peresmian tiga PAUD baru, yang dianggap sebagai contoh pendidikan inklusif berstandar global. Langkah ini mendapat apresiasi dari Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, yang menilai bahwa inisiatif Wali Kota Eri Cahyadi sejalan dengan visi kementerian dalam menciptakan pendidikan berkualitas serta inklusif.
Dalam kesempatan tersebut, Gogot menegaskan bahwa pembukaan PAUD baru bukan sekadar pembangunan gedung, melainkan juga investasi untuk masa depan anak-anak. Ia menyoroti bahwa ruang belajar ini menjadi fondasi penting untuk perkembangan mental dan fisik anak sejak dini, sekaligus memberikan harapan yang kuat dalam proses pembelajaran mereka.
Model pendidikan inklusif yang diterapkan di Surabaya mendapat pujian khusus karena mampu menghargai keberagaman dalam praktik pembelajaran. Sistem ini tidak hanya memberikan akses kepada anak berkebutuhan khusus, tetapi juga mengintegrasikan interaksi antar anak dengan berbagai kemampuan sehingga suasana belajar menjadi lebih dinamis dan inklusif.
Pengalaman Gogot selama bertugas di UNESCO dan tinggal di negara maju seperti Amerika Serikat dan Prancis menunjukkan bahwa konsep Pra-SD yang terhubung langsung dengan sekolah dasar merupakan praktik internasional yang efektif. Model ini membantu anak menjalani transisi dari pendidikan dini ke tingkat sekolah dasar secara alami dan terstruktur, sekaligus membangun kesiapan mental, emosional, dan fisik mereka secara menyeluruh.
Dengan inovasi pendidikan inklusif yang diterapkan, Surabaya menetapkan standar baru dalam pengembangan pendidikan anak usia dini di Indonesia. Peresmian PAUD ini diharapkan menjadi pemicu bagi daerah lain untuk mengadopsi model serupa yang mengedepankan kualitas, inklusivitas, dan kesiapan anak menghadapi masa depan.
Perkembangan ini juga menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Surabaya dalam terus mengembangkan sistem pendidikan yang adaptif dan partisipatif, sesuai dengan arahan kementerian. Langkah konkret tersebut diharapkan dapat memperkuat fondasi pendidikan di tingkat dasar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi penerus.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan