Media Kampung – Mahasiswa KKN Unmuh Jember menggelar edukasi parenting dengan tema GERTABUTIK dan literasi finansial anak di sebuah sekolah menengah pertama di Jember pada 22 April 2026, menekankan pentingnya kebersihan lingkungan serta pengelolaan keuangan sejak dini.
Kegiatan ini melibatkan lebih dari 30 mahasiswa KKN serta sekitar 150 orang tua murid, yang dipandu oleh dosen pembina program KKN dan perwakilan kepala sekolah dalam rangka meningkatkan kesadaran komunitas sekolah.
Program GERTABUTIK (Gerakan Tanpa Bungkus Plastik) difokuskan pada pengurangan sampah plastik dengan mengajak orang tua menyediakan bekal anak dalam kotak makan tahan lama serta membawa minuman menggunakan tumbler, mengurangi penggunaan kantong dan botol sekali pakai.
Mahasiswa juga mengedukasi peserta tentang pentingnya mengelola limbah plastik menjadi produk bernilai, sehingga botol bekas diubah menjadi tiga celengan kreatif yang masing‑masing mewakili kebutuhan, keinginan, dan berbagi.
Setiap anak menerima tiga celengan yang terbuat dari botol bekas, dan diberikan penjelasan singkat mengenai fungsi masing‑masing, sehingga mereka dapat belajar memisahkan uang sesuai prioritas sebelum menabung.
Proses pembuatan celengan dilakukan secara bersama‑sama di aula sekolah, dengan bimbingan mahasiswa yang menyediakan alat potong, lem, dan cat non‑toxic, memastikan keamanan serta estetika yang menarik bagi anak-anak.
Setelah selesai, celengan dikumpulkan di ruang keuangan kelas dan dijadikan sarana menabung harian; anak‑anak diminta menyisihkan koin setiap hari ke celengan yang sesuai, sambil belajar menghitung dan mencatat pemasukan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya mengurangi sampah plastik, tetapi juga menumbuhkan kebiasaan menabung yang sehat pada generasi muda,” ujar Rina Sari, salah satu mahasiswa KKN yang memimpin sesi literasi finansial.
Orang tua juga dilibatkan aktif dalam proses, dengan mengajarkan anak cara mengevaluasi kebutuhan versus keinginan sebelum melakukan pembelian, memperkuat peran keluarga dalam pendidikan finansial.
Program ini dirancang berkelanjutan; celengan akan tetap dipakai hingga akhir semester, ketika semua anak bersama orang tua membuka celengan untuk melakukan simulasi belanja, mengaplikasikan konsep prioritas dan kepedulian sosial.
Inisiatif serupa telah diadopsi di beberapa daerah lain sebagai bagian dari upaya nasional untuk mengintegrasikan edukasi lingkungan dan keuangan dalam kurikulum informal, menanggapi tantangan sampah plastik dan rendahnya literasi finansial di kalangan anak muda.
Saat ini, Mahasiswa KKN Unmuh Jember tengah menyiapkan materi lanjutan untuk semester berikutnya, termasuk workshop daur ulang kreatif dan kelas simulasi pasar, memastikan dampak positif terus berlanjut pada komunitas sekolah.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Leave a Reply