Media Kampung – Mendagri Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengunjungi Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Selasa 5 Mei 2026 untuk meninjau pelaksanaan BSPS Balikpapan dan memastikan bantuan tepat sasaran.

Kedua pejabat tiba di Kelurahan Teritip, Balikpapan, dan langsung memeriksa persiapan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang akan diberikan kepada warga berpendapatan rendah.

Tujuan utama kunjungan adalah mengonfirmasi keakuratan data penerima, sehingga bantuan tidak menyimpang dari sasaran yang telah ditetapkan.

Selama inspeksi, Tito Karnavian dan Maruarar Sirait memeriksa dokumen rumah yang dimiliki calon penerima serta menilai kemampuan ekonomi mereka.

Mereka menemukan bahwa sebagian besar rumah yang diajukan memenuhi standar kepemilikan dan kriteria ekonomi yang ditetapkan oleh kementerian.

Tito Karnavian menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kota Balikpapan atas komitmen memperbanyak bantuan perumahan.

“Tadi ada skema gotong royong, Pemda juga bergerak. Itu bagus menurut saya. Pemda‑Pemda yang punya PAD yang baik, bisa mengalokasikan program perumahan,” ujar Tito dalam dialog.

Dia menambahkan masih banyak warga di wilayah tersebut yang belum memiliki hunian layak, sehingga dukungan semua pihak sangat krusial.

Tito menekankan peran kepala daerah sebagai indikator keberhasilan kepemimpinan dalam mewujudkan rumah layak huni bagi masyarakat.

Setelah meninjau persiapan BSPS, keduanya melanjutkan ke SMPN 13 Balikpapan untuk mengamati simulasi tender rakyat yang melibatkan warga secara langsung.

Simulasi tersebut mendapat antusiasme tinggi, menunjukkan kesiapan masyarakat dalam berpartisipasi pada proses pengadaan perumahan.

Pada acara yang sama, Tito Karnavian meluncurkan secara virtual program BSPS se‑Pulau Kalimantan, menandai langkah penting dalam penyebaran bantuan secara luas.

Peluncuran diiringi pemukulan kentongan sebagai simbol tradisional, yang disambut tepuk tangan oleh hadirin.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, jajaran Forkopimda Provinsi, serta Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud dan perwakilan lembaga terkait.

Kehadiran tokoh daerah menegaskan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat realisasi program perumahan rakyat.

Pemerintah Kementerian Dalam Negeri menegaskan komitmen terus memantau pelaksanaan BSPS agar manfaat tepat sampai ke penerima yang berhak.

Ke depan, diharapkan jumlah bantuan perumahan di Kalimantan Timur meningkat, sejalan dengan target nasional untuk mengurangi rumah tidak layak huni.

Program BSPS di Balikpapan kini berada dalam fase akhir persiapan, dan pihak terkait menyatakan kesiapan untuk memulai distribusi bantuan dalam beberapa minggu ke depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.